Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Cara Sederhana Agar Tidak Sering Digigit Nyamuk

Kompas.com - 18/09/2020, 18:04 WIB
Mahardini Nur Afifah

Penulis

2

KOMPAS.com - Gigitan nyamuk dapat meninggalkan rasa gatal sampai beragam penyakit seperti demam berdarah dan malaria.

Agar tidak digigit nyamuk, sejumlah orang umumnya menggunakan obat penangkal nyamuk.

Sayangnya, beberapa orang alergi atau tidak tahan dengan bahan yang terkandung dalam obat penangkal nyamuk.

Baca juga: 7 Alasan Kenapa Seseorang Sering Digigit Nyamuk Ketimbang yang Lainnya

Bagi Anda yang sedang bergelut dengan serangga kecil yang mengganggu ini, berikut beberapa cara sederhana agar tidak digigit nyamuk:

1. Nyalakan kipas angin

Tips mengusir nyamuk tanpa obat penangkal nyamuk yang cukup ampuh bisa dengan menggunakan kipas angin.

Melansir Prevention, embusan angin sepoi-sepoi dari kipas angin bisa menyulitkan nyamuk terbang di sekitar kita.

Arahkan paparan angin dari kipas angin, terutama ke bagian bawah tubuh.

Nyamuk biasanya terbang rendah atau dekat dengan lantai untuk menghindari angin.

Jadi, mengarahkan kipas angin ke bagian bawah tubuh bisa menghalangi nyamuk mendekat ke tubuh kita.

Baca juga: 7 Cara Mengusir Nyamuk dengan Bahan Alami

2. Jangan banyak berkeringat

Alasan kenapa sering digigit nyamuk salah satunya karena zat kimia tertentu yang dilepaskan tubuh saat berkeringat.

Untuk itu, salah satu cara agar tidak digigit nyamuk bisa dengan tidak banyak berkeringat.

Selain dipicu aktivtitas yang menguras tenaga, keringat juga bisa muncul saat cuaca panas dan stres.

3. Gunakan pakaian berwarna terang

Nyamuk menggunakan penglihatannya untuk mencari mangsa di siang hari.

Karena terbang sangat dekat dengan tanah atau lantai, nyamuk cenderung mencari target dari sesuatu yang warnanya kontras dengan cakrawala.

Jangan heran, jika nyamuk lebih suka menggigit orang yang menggunakan pakaian berwarna gelap.

Jadi, salah satu cara agar tidak digigit nyamuk bisa dengan menggunakan pakaian berwarna terang.

Baca juga: Tak Hanya Cantik, 7 Tanaman Hias Ini Usir Nyamuk DBD

4. Hindari produksi CO2 berlebihan

Nyamuk mendeteksi sasaran atau mangsanya lewat karbondioksida (CO2).

Saat detak jantung meningkat, tubuh akan menghasilkan lebih banyak CO2.

Olahraga, minum alkohol, makan makanan pedas, stres, banyak bergerak bisa meningkatkan laju metabolisme dan berimbas pada peningkatan produksi CO2.

Agar tidak sering digigit nyamuk, usahakan untuk menghindari hal yang bisa memicu produksi CO2 berlebih, terutama di jam rawan nyamuk.

5. Bersihkan genangan

Cara agar tidak mudah digigit nyamuk lainnya yakni membersihkan lingkungan sekitar tempat tinggal, terutama dari genangan air.

Dilansir dari Everyday Health, genangan dan sumber penampungan air bisa jadi tempat berkembang biak nyamuk.

Untuk itu, bersihkan setiap tempat yang berpotensi memantik genangan.

Jangan lupa membersihkan tempat penampungan air, bak mandi, kolam, tong sampah, sampai pot tanaman secara berkala.

Baca juga: Ciri-ciri Nyamuk Demam Berdarah (DBD)

6. Pakai minyak esensial penangkal nyamuk

Bagi Anda yang alergi obat nyamuk dengan bahan kimia, coba gunakan minyak esensial.

Sejumlah minyak esensial terbukti ampuh menangkal nyamuk.

Beberapa minyak yang bisa digunakan sebagai obat nyamuk alami di antara minyak kayu putih, minyak peppermint, minyak serai, dan minyak tea tree.

7. Tanam tanaman pengusir nyamuk

Menanam tanaman pengusir nyamuk juga bisa jadi cara alternatif agar tidak mudah digigit nyamuk.

Beberapa tanaman seperti serai, lavender, marigold, dan kemangi tidak disukai nyamuk.

Kendati tidak bisa mengusir seluruh nyamuk, setidaknya keberadaan tanaman tersebut bisa mengurangi populasi nyamuk.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

2
Komentar
wahh terima kasih ya kak, bagus nih untuk dicoba nih [url]

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Negosiasi Tarif Trum 32 Persen, Indonesia Kirim Tim Lobi Tingkat Tinggi ke AS
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau