Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Katarak: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati, dan Cara Mencegah

Kompas.com - 20/09/2020, 13:31 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis

KOMPAS.com - Katarak adalah penyakit ketika lensa mata menjadi keruh dan berawan.

Pada umumnya, katarak berkembang secara perlahan dan awalnya tidak terasa mengganggu.

Tapi, lama-kelamaan, katarak bisa mengganggu penglihatan dan membuat penderitanya merasa seperti melihat jendela berkabut, sulit menyetir, lebih sulit membaca, serta melakukan aktivitas sehari-hari.

Penyakit katarak tercatat merupakan penyebab kebutaan utama di dunia yang dapat diobati.

Baca juga: Glaukoma: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati, dan Cara Mencegah

Gejala katarak

Melansir Mayo Clinic, tanda dan gejala katarak yang layak diwaspadai, antara lain yakni:

  • Penglihatan kabur seperti berkabut atau redup
  • Meningkatnya kesulitan dengan penglihatan di malam hari
  • Sensitivitas terhadap cahaya dan silau
  • Perlu penerangan yang lebih terang untuk membaca dan aktivitas lainnya
  • Melihat "lingkaran cahaya" di sekitar lampu
  • Sering mengganti ukuran kacamata atau lensa kontak
  • Warna di sekitar terlihat memudar atau menguning
  • Penglihatan ganda dalam satu mata

Pada awalnya, kekeruhan dalam penglihatan yang disebabkan oleh katarak mungkin hanya memengaruhi sebagian kecil lensa mata dan penderitanya mungkin tidak menyadari adanya kehilangan penglihatan.

Saat katarak membesar, katarak lebih banyak mengaburkan lensa mata dan mengubah cahaya yang melewati lensa.

Kondisi ini dapat menyebabkan gejala katarak yang lebih terlihat.

Baca juga: 15 Penyebab Mata Kering dan Cara Mengatasinya

Kapan harus ke dokter?

Buatlah janji untuk pemeriksaan mata jika Anda melihat ada perubahan pada fungsi penglihatan.

Jika Anda mengalami perubahan penglihatan mendadak, seperti penglihatan ganda atau kilatan cahaya, sakit mata mendadak, atau sakit kepala mendadak, segera temui dokter.

Penyebab katarak

Sebagian besar katarak berkembang karena penuaan, biasanya dimulai pada usia sekitar 60-70 tahun.

Baca juga: Ray Sahetapy Sempat Berwasiat Ingin Dimakamkan di Kampung Halamannya

Beberapa kelainan genetik bawaan yang menyebabkan masalah kesehatan lain juga dapat meningkatkan risiko katarak.

Oleh sebab itu, katarak dapat pula dijumpai pada bayi (kongenital) atau pada usia muda.

Selain itu, katarak dapat disebabkan oleh kondisi mata lain, seperti operasi mata sebelumnya, atau kondisi medis seperti diabetes.

Baca juga: 8 Cara Menghilangkan Mata Bengkak Setelah Menangis

Penggunaan obat steroid jangka panjang juga dapat menyebabkan katarak berkembang.

Halaman:
Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Trump Umumkan Impor Tarif Baru, Indonesia 32 Persen, Tertinggi China 34 Persen
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau