Kompas.com - 07/10/2020, 12:00 WIB
. Getty Images/iStockphoto.

KOMPAS.com – Ikut serta dalam olahraga tertentu, seperti sepak bola, bola basket, bola voli, maupun bisbol dapat membuat testis pria berisiko terkena benturan bola yang keras.

Benturan pada testis juga dapat diterima pria ketika jatuh dari kendaraan, kena tendang saat berkelahi, maupun kecelakaan-kecelakaan lainnya.

Ketika hal tersebut terjadi, gejala pertama yang biasanya muncul adalah rasa nyeri yang teramat sangat.

Baca juga: 12 Penyebab Penis Sakit dan Cara Mengobatinya

Kondisi itu bisa diikuti dengan mual dan terkadang muntah.

Untungnya, testis terbuat dari bahan spons yang biasanya menyerap guncangan tanpa banyak kerusakan.

Testis juga dilapisi oleh bahan keras yang dapat melindungi jaringan di dalamnya.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Benturan pada Testis Bisa Ganggu Kesuburan, Kapan Harus ke Dokter?
Kenali waktu yang tepat untuk datang ke dokter apabila pria mengalami benturan pada bagian testisnya untuk cegah gangguan kesuburan.
Bagikan artikel ini melalui

Dengan cedera khas, rasa sakit dan mual biasanya dapat mereda dalam waktu sekitar satu jam.

Meski cedera serius jarang terjadi, tetapi para pria tetap saja penting untuk mewaspadai hal itu dan mengetahui bagaimana cara mengambil langkah yang tepat untuk mengatasinya.

Cedera pada testis bisa ganggu kesuburan

Merangkum Cleveland Clinic, cendera pada testis bisa saja mengganggu kesuburan pria.

Cedera testis yang serius bahkan dapat menimbulkan kerusakan pada kemampuan untuk berhubungan seks.

Seperti diketahui, testis adalah bagian dari alat reproduksi pria.

Organ ini memiliki fungsi membuat sperma dan hormon seks pria yang disebut testosteron.

Tanpa testis yang normal, pria akan sulit punya anak.

Baca juga: Apakah Sperma Sering Tumpah Bisa Jadi Penyebab Sulit Hamil?

Pria juga akan terlihat dan merasa sangat berbeda tanpa testosteron.

Testosteron bertanggung jawab atas banyak karakteristik pria yang membuat pria berbeda dari wanita.

Karena testis yang dibungkus skrotum menggantung di luar tubuh, organ ini jadi tidak memiliki tulang atau otot untuk melindungi “diri” seperti yang dimiliki organ lain.

Itu berarti tidak ada yang bisa menyerap pukulan atau benturan apa pun jika kebetulan terkena.

Jadi, testis dan skrotum dapat menerima kekuatan penuh dari pukulan atau benturan tanpa bantalan apapun.

Baca juga: 5 Faktor Penyebab Sulit Hamil

Kapan harus pergi ke dokter jika alami benturan pada testis?

Melansir WebMD, beberapa cedera testis akibat benturan keras bisa menjadi serius dan bahkan mungkin memerlukan perawatan darurat.

Kunjungi dokter jika Anda mengalami salah satu gejala cedera testis berikut:

  • Nyeri tidak mereda setelah sejam
  • Anda terus merasa mual atau terus muntah
  • Ada memar atau bengkak pada skrotum atau skrotum terisi cairan
  • Anda mengalami kesulitan buang air kecil
  • Ada darah di urine
  • Anda mengalami demam setelah cedera pada testis

Benturan pada testis yang menimbulkan perdarahan pada umumnya bisa dikenali dengan cara dilihat penampakan fisiknya, serta dengan cara diraba.

Apabila tampak membengkak dan ketika diraba terasa hangat, kemungkinan besar benturan pada testis telah menyebabkan perdarahan di dalam kantong zakar dan harus segera diperiksa ke dokter.

Dokter akan melaksanakan tanya jawab, melakukan pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, misalnya dengan ultrasound atau magnetic resonance imaging (MRI), kemudian memberikan penanganan yang sesuai.

Jika dibiarkan, perdarahan yang terjadi di dalam kantong testis bisa semakin menumpuk, menjepit organ testis, dan membuat struktur organnya rusak akibat kekurangan oksigen.

Baca juga: Beredar 7 Cara Membesarkan Penis, Bagaimana Efek Sampingnya?

Sementara, jika cedera testis dipastikan tidak serius, Anda dapat mengambil langkah-langkah penanganan di rumah sebagai berikut:

  • Minum obat penghilang rasa sakit seperti ibuprofen atau acetaminophen untuk membantu menghilangkan rasa sakit
  • Gunakan kompres es di area tersebut (tidak langsung di kulit) untuk membantu mencegah pembengkakan dan meredakan nyeri
  • Letakkan handuk yang digulung di bawah testis saat Anda berbaring
  • Tenang selama beberapa hari setelah cedera
  • Hindari aktivitas berat
  • Kenakan pakaian dalam yang mendukung selama beberapa hari untuk menopang testis dengan lembut

Baca juga: 16 Makanan untuk Meningkatkan Kesuburan Saat Program Hamil

 


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Hanya Tambah Ilmu, Baca Buku Bisa Perpanjang Umur

Tak Hanya Tambah Ilmu, Baca Buku Bisa Perpanjang Umur

Health
5 Penyebab Infeksi Menular Seksual

5 Penyebab Infeksi Menular Seksual

Health
6 Risiko Kesehatan Hamil di Usia Remaja

6 Risiko Kesehatan Hamil di Usia Remaja

Health
Penyakit Autoimun

Penyakit Autoimun

Penyakit
Jarang Diketahui, Kenali 5 Manfaat Minum Lemon dan Jahe sebelum Tidur

Jarang Diketahui, Kenali 5 Manfaat Minum Lemon dan Jahe sebelum Tidur

Health
Infeksi Aliran Darah

Infeksi Aliran Darah

Penyakit
Mengenal Gejala Awal Tumor Otak Berdasarkan Jenisnya

Mengenal Gejala Awal Tumor Otak Berdasarkan Jenisnya

Health
Kulit Melepuh

Kulit Melepuh

Penyakit
6 Makanan yang Baik untuk Kesehatan Ginjal

6 Makanan yang Baik untuk Kesehatan Ginjal

Health
Lidah Pecah

Lidah Pecah

Penyakit
Cedera Olahraga, Begini Penanganan yang Tepat Menurut Dokter

Cedera Olahraga, Begini Penanganan yang Tepat Menurut Dokter

Health
Malabsorbsi Makanan

Malabsorbsi Makanan

Penyakit
Mengapa Penderita Asma Sering Mengalami Kelelahan?

Mengapa Penderita Asma Sering Mengalami Kelelahan?

Health
Hidung Tersumbat

Hidung Tersumbat

Penyakit
13 Ciri-ciri Tumor Otak yang Pantang Disepelekan

13 Ciri-ciri Tumor Otak yang Pantang Disepelekan

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.