Kompas.com - 16/10/2020, 07:33 WIB

Contoh karbohidrat olahan di antaranya tepung terigu, roti, pasta, dan makanan dari gula buatan.

Karbohidrat olahan cenderung minim serat. Sehingga, tubuh dapat mencernanya dengan cepat dan rasa kenyang tidak awet lama.

Makan karbohidrat olahan juga membuat gula darah cepat melonjak diikuti turunnya gula darah secara tiba-tiba.

Lonjakan naik turunnya kadar gula darah tersebut bisa memicu rasa lapar.

Untuk mencegah sering lapar, ganti karbohidrat olahan dengan karbohidrat kompeks dari sayur, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

3. Kurang lemak

Selain protein, kekurangan lemak juga bisa jadi penyebab sering lapar.

Seperti diketahui, lemak berperan penting dalam membuat perut kenyang.

Pasalnya, lemak butuh waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga lebih lama bertahan di perut.

Selain itu, makan lemak juga memicu pelepasan hormon yang meningkatkan rasa kenyang.

Namun, pastikan untuk memilih makanan yang mengandung lemak sehat seperti ikan, minyak zaitun, telur, sampai alpukat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.