Kompas.com - 19/10/2020, 10:30 WIB
 . SHUTTERSTOCK .

KOMPAS.com - Kuku yang sehat adalah kuku yang halus, tidak berlubang, minim lekukan, warnanya seragam dan tidak berubah.

Perawatan kuku yang tepat dapat menjaga kuku senantiasa tampil sehat dan kuat.

Salah satu perawatan kuku yang praktis dan bisa dikerjakan secara mandiri adalah memotong kuku.

Dengan kuku yang pendek dan terawat, kemungkinan seseorang terkena infeksi kuman dapat dicegah.

Baca juga: Kenali Beragam Penyebab Kuku Rapuh dan Mudah Patah

Potong kuku sekilas merupakan hal yang mudah. Tapi, beberapa orang ada yang keliru mengerjakannya.

Asal-asalan saat memotong kuku bisa menimbulkan luka di dekat kuku. Kondisi ini rentan menyebabkan infeksi.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

6 Cara Memotong Kuku yang Benar Menurut Ahli Dermatologi
Potong kuku sekilas merupakan hal yang mudah. Tapi, beberapa orang ada yang keliru mengerjakannya. Begini cara memotong kuku yang benar menurut ahli..
Bagikan artikel ini melalui

Berikut cara memotong kuku yang benar menurut ahli dermatologi:

1. Lunakkan kuku terlebih dahulu

Dilansir dari laman resmi American Academy of Dermatology Association, cara memotong kuku yang benar diawali dengan melunakkan kuku terlebih dahulu.

Anda disarankan memotong kuku setelah mandi atau berendam dengan air, sehingga kondisi kuku sudah lebih lunak.

Baca juga: Cara Memanjangkan Kuku secara Cepat dan Alami

2. Gunakan alat yang tepat dan bersih

Gunakan alat yang tepat saat memotong kuku. Pakai gunting kuku khusus tangan untuk kuku tangan dan gunting kuku kaki untuk kuku kaki.

Menurut Mayo Clinic, pastikan Anda menggunakan gunting kuku yang tajam untuk merapikan kuku.

Gunting kuku yang kurang tajam bisa membuat kuku robek dan melukai kulit di sekitarnya.

Hal yang tak kalah penting, bersihkan alat potong kuku secara berkala, setidaknya dengan mendisinfeksi sebulan sekali.

Untuk membersihkan alat potong kuku, rendam sikat kecil di mangkuk berisi alkohol berkadar 70 persen sampai 90 persen.

Gunakan sikat tersebut untuk menyikat gunti kuku. Setelah itu, bilas alat dengan air panas, lalu keringkan, baru simpan di tempat yang bersih.

Baca juga: 4 Bahaya Kebiasaan Mengigit Kuku

3. Potong kuku

Ilustrasi memotong kukuRobertoDavid Ilustrasi memotong kuku
Untuk kuku tangan, cara memotong kuku yang benar bisa dimulai dengan potong kuku lurus sedikit di atas garis kuku tangan.

Sedangkan untuk kuku kaki, potong kuku lurus mengikuti garis kuku kaki.

Kuku jari kaki tumbuh lebih lambat ketimbang kuku jari tangan. Sehingga, Anda tidak perlu sesering merapikan kuku tangan.

4. Kikir kuku

Setelah memotong kuku, gunakan kikir kuku untuk merapikan bagian sudut kuku agar tidak terlalu tajam.

Selain itu, gunakan kikir kuku untuk merapikan bagian tepi yang tidak rata atau kasar.

Ingat, pastikan selalu mengikir kuku ke arah yang sama. Mengikir kuku dengan arah maju mundur dapat membuat kuku rapuh.

Baca juga: Cantengan: Gejala, Penyebab, Cara Menyembuhkan

5. Hindari memotong kutikula

Banyak orang turut merapikan lapisan terluar kulit atau kutikula saat memotong kuku.

Hal itu keliru. Kutikula berfungsi melindungi akar kuku. Alih-alih memotong kutikula, dorong kutikula ke belakang saat memotong kuku.

Memotong kutikula membuat bakteri dan kuman lebih rentan masuk ke tubuh lewat celah luka sayatan kecil di kulit tersebut.

6. Lembabkan setelah potong kuku

Setelah kelar memotong kuku, pastikan untuk menjaga kelembaban kuku.

Dengan kondisi kuku yang lembab, kuku bisa tetap fleksibel dan tak mudah patah.

Hal ini penting, terutama saat udara kering. Kuku yang kering jadi rentan rapuh.

Kuku adalah cerminan dari kesehatan. Konsultasikan ke dokter jika Anda mendapati kuku berubah warna, tekstur, atau bentuk.

Perubahan pada kuku umumnya tidak berbahaya. Namun, perubahan tersebut bisa jadi tanda penyakit seperti melanoma atau infeksi.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Kuku Hitam
Kuku Hitam
PENYAKIT
Kram Perut
Kram Perut
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

15 Gejala Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

15 Gejala Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Kram Perut

Kram Perut

Penyakit
Tidak Mengalami KIPI, Apakah Vaksin Covid-19 Tetap Bekerja?

Tidak Mengalami KIPI, Apakah Vaksin Covid-19 Tetap Bekerja?

Health
Malnutrisi

Malnutrisi

Penyakit
Penyebab Nyeri Dada pada Wanita yang Harus Diwaspadai

Penyebab Nyeri Dada pada Wanita yang Harus Diwaspadai

Health
Anosmia

Anosmia

Penyakit
Cara Menurunkan Berat Badan dengan Cuka Apel

Cara Menurunkan Berat Badan dengan Cuka Apel

Health
Pantat Pegal

Pantat Pegal

Penyakit
12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

Health
Perut Buncit

Perut Buncit

Penyakit
Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Health
Kulit Belang

Kulit Belang

Penyakit
10 Cara Mengobati Penyakit Perlemakan Hati Secara Alami

10 Cara Mengobati Penyakit Perlemakan Hati Secara Alami

Health
Betis Bengkak

Betis Bengkak

Penyakit
Kapan Sebaiknya Pemeriksaan Kesehatan Dilakukan Saat Merencanakan Kehamilan?

Kapan Sebaiknya Pemeriksaan Kesehatan Dilakukan Saat Merencanakan Kehamilan?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.