Kompas.com - 22/10/2020, 12:04 WIB
Ilustrasi terapi radiasi untuk penderita kanker payudara ShutterstockIlustrasi terapi radiasi untuk penderita kanker payudara

KOMPAS.com - Terapi radiasi merupakan salah satu metode pengobatan kanker dengan menggunakan gelombang energi kuat untuk membunuh sel kanker.

Gelombang energi yang digunakan bisa merusak DNA sel kanker sehingga mencegah dan memperlambat penyebaran penyakit.

Terkadang, dokter bisa mengombinasikan metode pengobatan ini dengan berbagai jenis perawatan lain, seperti kemoterapi atau pembedahan.

Baca juga: Mengenal Serangan Jantung Widowmaker dan Cara Mencegahnya

Efek samping

Terapi radiasi dapat memengaruhi juga dapat berpengaruh pada sel-sel sehat. Itu sebabnya, metode pengobatan ini juga tak luput dari efek samping.

Efek samping yang terjadi sangat spesifik tergantung pada faktor-faktor seperti:

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Memahami Cara Kerja dan Efek Samping Terapi Radiasi Pada Pasien Kanker
Terapi radiasi menjasi salah satu metode pengobatan kanker. Bagaimana cara kerja dan apa saja efek sampingnya?
Bagikan artikel ini melalui
  • area yang mendapatkan radiasi
  • kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan
  • jenis dan dosis radiasi.

Efek samping juga bisa bersifat jangka pendek atau panjang. Untuk jangka pendek, efek samping yang terjadi bisa berupa:

  • kelelahan
  • rambut rontok
  • diare
  • perubahan kulit
  • mual dan muntah.

Sedangkan untuk jangka panjang, efek samping yang ditimbulkan bisa berupa berikut:

  • gangguan jantung dan paru-paru
  • gangguan tiroid
  • lymphedema, yang melibatkan pembentukan cairan getah bening dan menyebabkan rasa sakit
  • perubahan hormonal, termasuk kemungkinan menopause dini, akibat radiasi di daerah panggul.

Selain itu, radiasi dosis tinggi juga bisa memicu kemungkinan munculkan jenis kankerlain.

Namun, tidak semua yang menjalani terapi radiasi mengalami efek jangka panjang.

Risikonya tergantung pada dosis, area yang mendapatkan perawatan, dan kondisi pribadi pasien.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Waktu Terbaik Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Ini Waktu Terbaik Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Health
Kaki Bengkak

Kaki Bengkak

Penyakit
7 Penyebab Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Perut Terasa Panas

Perut Terasa Panas

Penyakit
Apa Penyebab Terjadinya Tumor Otak?

Apa Penyebab Terjadinya Tumor Otak?

Health
Infeksi Bakteri

Infeksi Bakteri

Penyakit
15 Vitamin dan Mineral untuk Mengurangi Risiko Depresi

15 Vitamin dan Mineral untuk Mengurangi Risiko Depresi

Health
Kulit Mengelupas

Kulit Mengelupas

Penyakit
3 Asam Amino Esensial yang Paling Berperan untuk Pertumbuhan Otot

3 Asam Amino Esensial yang Paling Berperan untuk Pertumbuhan Otot

Health
Lidah Terasa Asam

Lidah Terasa Asam

Penyakit
Apakah Infeksi Menular Seksual Bisa Disembuhkan?

Apakah Infeksi Menular Seksual Bisa Disembuhkan?

Health
Payudara Bengkak

Payudara Bengkak

Penyakit
7 Manfaat Nangka untuk Kesehatan

7 Manfaat Nangka untuk Kesehatan

Health
Punggung Panas

Punggung Panas

Penyakit
Tips Jalani Kehamilan Sehat untuk Penderita PCOS

Tips Jalani Kehamilan Sehat untuk Penderita PCOS

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.