Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Testis yang Perlu Diwaspadai

Kompas.com - 14/11/2020, 18:01 WIB
Ilustrasi Getty Images/iStockphotoIlustrasi

Tetapi, kadang-kadang beberapa sel mengembangkan kelainan, menyebabkan pertumbuhan ini tidak terkendali, di mana sel kanker terus membelah bahkan ketika sel baru tidak diperlukan.

Sel yang terakumulasi kemudian membentuk massa di testis.

Hampir semua kanker testis bermula di sel germinal, yakni sel di testis yang menghasilkan sperma yang belum matang.

Baca juga: 3 Gejala Kanker Testis yang Perlu Diwaspadai

Namun, apa yang menyebabkan sel germinal menjadi abnormal dan berkembang menjadi kanker belum juga diketahui.

Meski demikian, melansir American Cancer Society, para ilmuwan telah menemukan beberapa faktor risiko yang membuat seorang lebih mungkin mengembangkan kanker testis.

Berikut penjelasannya:

1. Testis tidak turun

Salah satu faktor risiko utama kanker testis adalah kondisi yang disebut kriptorkismus atau testis yang tidak turun. Ini berarti salah satu atau kedua testis gagal untuk bergerak dari perut ke dalam skrotum sebelum lahir.

Laki-laki dengan kriptorkismus lebih mungkin terkena kanker testis dibandingkan dengan testis yang turun secara normal.

Baca juga: Kriptorkismus (Kelainan Testis): Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Biasanya, testis berkembang di dalam perut janin dan turun ke dalam skrotum sebelum lahir.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X