5 Bahaya Makan Tengah Malam yang Tak Boleh Disepelekan

Kompas.com - 25/11/2020, 21:01 WIB
ilustrasi makan Shutterstock/simona pilolla 2ilustrasi makan

KOMPAS.com - Banyak orang yang terjaga sampai larut malam tak tahan menahan rasa lapar.

Akibatnya, mereka tak ragu untuk makan tengah malam atau mengudap beragam camilan sebelum beristirahat di malam hari.

Kondisi ini tak masalah jika hanya berlangsung satu kali. Masalahnya, sejumlah orang menjadikan makan tengah malam sebagai kebiasaan.

Baca juga: Makan Malam Bikin Gemuk, Mitos atau Fakta?

Hal itu bisa berdampak tidak baik bagi kesehatan jangka panjang. Berikut bahaya makan tengah malam yang tak boleh disepelekan:

1. Gangguan pencernaan

Melansir Self, bahaya makan tengah malam yang tak boleh diabaikan salah satunya adalah gangguan pencernaan.

Jarak antara waktu makan dan tidur berbaring yang terlalu dekat dapat menyebabkan penyakit asam lambung kambuh.

Gejala asam lambung naik ditandai dengan asam lambung dari perut naik ke kerongkongan, rasa panas dan nyeri di dada atau perut atas, sampai sakit tenggorokan.

Efek makan tengah malam lainnya yakni dispepsia atau sakit perut. Gejala dispepsia berupa rasa begah di perut, mual, atau perut terasa nyeri.

Selain makan tengah malam, dispepsia bisa disebabkan makan terlalu cepat, berlebihan, makanan berlemak dan berminyak, makanan terlalu pedas, minum asupan tinggi kafein, alkohol, dan soda.

Gangguan pencernaan perlu dibawa ke dokter apabila berlangsung lebih dari dua minggu.

Baca juga: 6 Cara Menurunkan Berat Badan saat Makan Malam

2. Susah tidur

Tak hanya gangguan pencernaan, bahaya makan tengah malam lainnya adalah memicu susah tidur.

Gangguan pencernaan sebelum tidur dapat membuat seseorang jadi susah tidur.

Selain susah tidur, makan terlalu dekat dengan jadwal istirahat juga bisa menurunkan kualitas tidur.

Dampaknya, seseorang tidurnya jadi tidak nyenyak dan sulit memasuki fase tidur dalam atau terlelap.

Kondisi ini bisa membuat tubuh rasanya kurang istirahat dan jadi pusing keesokan harinya.

Baca juga: Makan Malam lebih Awal Efektif untuk Diet Sehat, Kenapa Begitu?

3. Berpotensi meningkatkan berat badan

ilustrasi berat badan tak kunjung turunSHUTTERSTOCK ilustrasi berat badan tak kunjung turun
Melansir Live Strong, efek buruk makan tengah malam yang perlu diwaspadai adalah peningkatan berat badan.

Menurut penelitian yang diterbitkan di Penn Medicine (2017), makan tengah malam potensial meningkatkan berat badan, kadar gula darah, dan kolesterol.

Ketiganya bisa jadi pemicu penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, dan stroke.

Dalam studi kecil itu, ahli mengamati sembilan orang dewasa yang makan tiga kali kali sehari, serta diberi kudapan dua kali sehari setiap siang dan tengah malam.

Setelah delapan minggu, ahli menemukan berat badan mereka bertambah, metabolisme lemak lebih sedikit, kadar gula darah meningkat, dan kadar kolesterol trigliserida meningkat.

Namun, penelitian ini masih memerlukan studi lanjutan dengan melibatkan populasi yang lebih besar dan beragam untuk menguatkan hasil simpulan tersebut.

Secara umum, tingkat kenaikan berat badan tersebut relatif atau sangat dipengaruhi jenis asupan yang dikonsumsi sepanjang hari.

Melansir Sleep Advisor, penambahan berat badan signifikan baru terjadi apabila Anda makan asupan tinggi kalori saat makan tengah malam atau mengudap camilan tinggi kalori saat larut malam.

Jenis makanan atau camilan tinggi kalori yang menyebabkan penumpukan lemak di tubuh di antaranya keripik, kue kering, gorengan, makanan cepat saji, minuman manis, dll.

Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Kebiasaan Ngemil Tak Sehat

4. Mengacaukan pola makan selanjutnya

Ilustrasi makan berlebihanshutterstock Ilustrasi makan berlebihan
Bahaya makan tengah malam yang tak boleh disepelekan lainnya yakni mengacaukan pola makan selanjutnya.

Makan tengah malam praktis dapat mengurangi rasa lapar keesokan harinya.

Imbasnya, Anda rentan melewatkan sarapan dan makan lebih banyak pada siang atau sore hari.

 

5. Lelah fisik dan mental

Efek buruk makan tengah malam lainnya yakni tubuh rentan mengalami lelah fisik dan mental.

Ketika Anda tidur setelah makan tengah malam, tubuh masih dalam posisi mencerna makanan dan menguras energi.

Hal itu dapat membuat seseorang mengalami kelelahan dan merasa kekurangan energi seperti habis melakukan aktivitas fisik.

Tak pelak, orang yang makan tengah malam sewaktu tidur rentan mengalami mimpi buruk akibat kelelahan.

Saat bangun di pagi hari, kondisi tubuh juga tidak bugar karena kelelahan.

Baca juga: Punya Hobi Ngemil di Malam Hari? Ini Cara Mudah Mengatasinya

Untuk menghindari bahaya makan tengah malam, pertimbangkan jam makan malam yang baik.

Anda disarankan makan malam setidaknya dua sampai tiga jam sebelum tidur.

Perhatikan juga jenis asupan perlu memenuhi kaidah pola makan sehat dan seimbang.

Jika Anda begadang atau tidur larut malam, konsumsi camilan selang empat jam setelah makan malam.

Jenis camilannya juga perlu diperhatikan. Pilih buah ketimbang kopi, alkohol, keripik, atau asupan tinggi kalori lainnya.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X