Kompas.com - 24/12/2020, 08:06 WIB
Ilustrasi tenggorokan. Studio KIWI/SHUTTERSTOCKIlustrasi tenggorokan.

KOMPAS.com – Voice cracks atau suara pecah bisa dialami siapa saja tanpa memandang usia atau jenis kelamin.

Apakah itu seorang remaja di kelas, pemimpin perusahaan berusia 50-an, atau penyanyi profesional, bisa mengalami suara pecah -dengan pengecualian langka-.

Kenapa bisa demikian?

Baca juga: 10 Cara Mengobati Sakit Tenggorokan Secara Alami

Untuk mengetahuinya, pahami dulu proses produksi suara dalam tubuh.

Secara sederhana, nada dan volume suara Anda yakni dihasilkan dari kombinasi:

  • Udara mengalir dari paru-paru
  • Getaran dari dua bagian jaringan paralel yang disebut lipatan suara atau pita suara
  • Gerakan otot di dalam dan sekitar laring atau biasanya disebut sebagai kotak suara

Saat Anda berbicara atau bernyanyi dan mengubah nada dan volume, otot laring akan membuka dan menutup, serta mengencangkan dan mengendurkan pita suara.

Saat suara Anda tinggi, lipatannya didorong rapat dan dikencangkan.

Saat suara Anda rendah, mereka akan ditarik dan dilonggarkan.

Suara pecah terjadi ketika otot-otot ini tiba-tiba meregang, menjadi pendek, atau menegang.

Banyak penyebab yang dapat menyebabkan kondisi ini bisa terjadi.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X