Kompas.com - 06/01/2021, 10:06 WIB
Ilustrasi anak-anak bermain dan tertawa di taman bermain. FREEPIK/PRESSFOTOIlustrasi anak-anak bermain dan tertawa di taman bermain.

KOMPAS.com – Banyak orangtua kiranya masih menganggap pembicaraan maupun pendidikan terkait kesehatan seksual dan reproduksi adalah sesuatu yang tabu atau tidak patut untuk diperbincangkan.

Beberapa orangtua bahkan mungkin masih memandang pendidikan seks sama saja seperti mengajarkan pornografi kepada anak-anak.

Mereka beranggapan anak-anak akan mengetahui sendiri tentang seks apabila sudah besar atau dewasa.

Baca juga: Mimpi Basah: Penyebab, Rentang Usia, dan Frekuensi Normal

Padahal, pemahaman akan kesehatan seksual dan reproduksi penting diberikan sejak dini kepada anak-anak oleh para orangtua.

Pendiri dan ketua pertama Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak), Seto Mulyadi alias Kak Seto, meminta kepada para orangtua untuk dapat memberikan pendidikan seks kepada anak dengan baik.

Menurut dia, para orangtua sebaiknya menjadi orang pertama bagi anak-anak sebagai sumber informasi soal pendidikan seks yang tepat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ditanya soal pada usia berapa anak perlu diberikan pendidikan seks, Kak Seto menyebut, bisa dimulai sejak mereka berusia 2,5-3 tahun.

Dia menjelaskan, pada usia tersebut, anak-anak biasanya mulai memegang organ intimnya atau sudah mulai penasaran dengan kondisi tubuhnya.

Kak Seto memberi kisi-kisi, hal pertama yang perlu ditanamkan dalam pendidikan seks kepada anak adalah adanya identitas seks yang jelas sebagai laki-laki seperti ayah atau perempuan seperti ibu.

Baca juga: Ini yang Terjadi Saat Wanita Alami Mimpi Basah

Langkah pertama yang bisa dilakukan, yakni menjelaskan secara detail kepada anak, jenis kelamin serta nama organ intimnya dengan sebutan yang benar.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Abses Hati

Abses Hati

Penyakit
11 Penyebab Kekurangan Kalium

11 Penyebab Kekurangan Kalium

Health
Presbiopia

Presbiopia

Penyakit
3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

3 Cara Mengendalikan Serangan Panik

Health
Stenosis Mitral

Stenosis Mitral

Penyakit
Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Mengenal Agregasi Trombosit, Tes untuk Mendeteksi Fungsi Trombosit

Health
Narsistik

Narsistik

Penyakit
4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

4 Penyebab Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Paronikia

Paronikia

Penyakit
Bahaya Memakai Masker Kotor

Bahaya Memakai Masker Kotor

Health
Tendinitis

Tendinitis

Penyakit
7 Gejala Kekurangan Kalium yang Pantang Disepelekan

7 Gejala Kekurangan Kalium yang Pantang Disepelekan

Health
5 Gejala Serangan Jantung Pada Wanita

5 Gejala Serangan Jantung Pada Wanita

Health
Bagaimana Alergi Bisa Menyebabkan Pilek atau Hidung Meler?

Bagaimana Alergi Bisa Menyebabkan Pilek atau Hidung Meler?

Health
Bisa Gantikan Alat Kontrasepsi, Begini Cara Melacak Jadwal Ovulasi

Bisa Gantikan Alat Kontrasepsi, Begini Cara Melacak Jadwal Ovulasi

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.