Olahraga di Usia Senja Tingkatkan Risiko Cedera, Begini Solusinya

Kompas.com - 07/01/2021, 10:00 WIB
Ilustrasi orang tua bahagia Siri StaffordIlustrasi orang tua bahagia

KOMPAS.com - Memasuki usia 50 tahun, tubuh biasanya melemah dan mobilitas tubuh berkurang.

Di usia tersebut, orang-orang biasanya juga malas berolahraga sehingga semakin memperburuk kondisi tubuhnya.

Di sisi lain, risiko cedera saat berolahraga juga semakin meningkat seiring bertambahnya usia.

Baca juga: Ampuh Turunkan Berat Badan, Diet Atkins Juga Sebabkan Bahaya Kesehatan

Lalu adakah olahraga yang aman untuk orang-orang lanjut usia?

Melansir data Cleveland Clinic, bertambahnya usia bukan berarti kita tidak bisa lagi melakukan olahraga favorit kita.

Kita bisa melakukan berbagai jenis olahraga yang kita sukai meski usia telah mencapai angka 50 tahun.

Akan tetapi, kita tidak boleh memaksakan disi seperti yang kita lakukan saat berada di awal usia 20 tahunan.

Menurut Tom Iannetta, pelatih atletik senior dan spesialis kekuatan dan pengkondisian bersertifikat, seiring bertambahnya usia, otot dan tendon semakin kencang.

"Cedera seperti robekan tendon menjadi lebih umum di usia paruh baya," ucapnya.

Jadi, kita perlu mengetahui batasan diri dan mendengarkan tubuh kita.

Mencegah risiko cedera

Untuk meminimalisir risiko tersebut, ada beberapa cara yang harus kita lakukan. Berikut tips mencegah cedera ketika berolahraga:

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X