Kompas.com - 16/01/2021, 16:00 WIB
Ilustrasi vaksin virus corona, vaksin Covid-19 SHUTTERSTOCK/PALSANDIlustrasi vaksin virus corona, vaksin Covid-19

KOMPAS.com - Berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia, sudah mulai menjalankan vaksinasi Covid-19.

Di Indonesia sendiri, vaksinasi Covid-19 masih menuai pro kontra. Ada masyarakat yang bersedia melakukan vaksin namun ada pula yang menolaknya karena takut akan efek samping yang terjadi.

Padahal, manfaat vaksin Covid-19 lebih besar daripada efek sampingnya.

Sama dengan jenis vaksin lainnya, efek samping yang terjadi adalah tanda bahwa tubuh merespon vaksin Covid-19 yang disuntikan ke tubuh.

Baca juga: 4 Kelompok Orang yang Tidak Boleh Mendapatkan Vaksin Covid-19

Apa yang terjadi pada tubuh ketika mendapatkan vaksin Covid-19?

Spesialis penyakit paru dari Cleveland Clinic, Jafar Abunasser, mengatakan proses pemberian vaksin hanya membutuhkan waktu 20 detik saja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah mendapatkan suntikan vaksin, petugas akan melakukan pemantauan sekitar15 menit untuk mengetahui apakah ada reaksi alergi.

"Jika Anda pernah mengalami reaksi alergi ringan terhadap vaksin lain atau obat suntik, Anda dapat menerima vaksin dengan aman dengan periode pemantauan 15 menit," ucapnya.

Jika terjadi reaksi alergi, maka kita bisa mendapatkan penanganan dengan cepat dan tepat.

"Namun, saat ini, kami tetap menyarankan untuk tidak menerima vaksin jika Anda pernah mengalami reaksi anafilaksis terhadap vaksin sebelumnya,” kata Dr. Abunasser.

Efek samping vaksin Covid-19

Menruut Abunasser, efek samping yang biasa terjadi usai mendapat vaksin Covid-19 adalah nyeri di bagian lengan karena jarum suntik.

Jadi, efek tersebut bukan terjadi akibat pengaruh vaksin. Nyeri juga akan hilang dalam rentang waktu satu atau dua hari.

"Namun, beberapa orang juga bisa mengalami sakit kepala, kelelahan, nyeri otot, atau demam ringan usai mendapat vaksin Covid 19," ucapnya.

Meski reaksi tersebut membuat penerima vaksin merasa tak nyaman, sebenarnya hal itu adalah pertanda bahwa sistem kekebalan tubuh sedang bekerja.

"Itu adalah tanda bahwa sistem kekebalan tubuh diaktifkan dan memproduksi antibodi. Itu pertanda bagus," ucapnya.

Apa yang harus dilakukan ketika merasakan efek samping tersebut?

Jika merasa tidak nyaman karena efek samping vaksin Covid-19, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC) menyarankan agar kita berkontultasi ke dokter.

Penerima vaksin juga dianjurkan untuk menghubungi dokter jika mengalami hal berikut:

Kemerahan atau nyeri di area yang mendapatkan suntikan bertambah parah setelah 24 jam.
Efek samping yang dirasakan tidak menghilang setelah beberapa hari.

Baca juga: 4 Jenis Vaksin yang Dibutuhkan Orang Dewasa

Jika terjadi demam, CDC juga merekomendasikan kita melakukan hal berikut:

  • Minum banyak cairan.
  • Berpakaian ringan.

Sedangkan untuk membantu mengatasi rasa sakit atau bengkak di lengan akibat suntikan, kita bisa melakukan hal berikut:

  • Oleskan waslap bersih, dingin, dan basah ke area yang mendapatkan suntikan.
  • Latih lengan untuk melakukan gerakan secara perlahan.

Sebagian besar orang yang telah mendapatkan vaksin Covid 19 masih bisa beraktivitas seperti biasa.

Jika penerima vaksin mulai merasakan efeknya, akan lebih baik jika beristirahat sejenak untuk memulihkan diri.

Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X