Kompas.com - 16/01/2021, 14:14 WIB
Ilustrasi infeksi saluran kencing Ilustrasi infeksi saluran kencing

KOMPAS.com - Infeksi saluran kencing adalah penyakit yang pantang diabaikan karena berisiko menimbulkan komplikasi serius.

Melansir Healthline, infeksi saluran kencing adalah infeksi kuman yang menyerang bagian saluran kencing seperti ginjal, ureter, sampai kandung kemih.

Penyebab infeksi saluran kencing paling umum adalah bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus saprophyticus. Namun, ada juga infeksi yang disebabkan jamur dan virus.

Baca juga: 9 Penyebab Infeksi Saluran Kencing pada Wanita

Saat terinfeksi kuman biang penyakit ini, penderita bisa merasakan gejala infeksi saluran kencing seperti:

  • Buang air kecil terasa panas atau menyakitkan
  • Sering kencing
  • Urine keruh atau berwarna gelap
  • Urine berbau tak sedap
  • Anyang-anyangan
  • Nyeri panggul

Infeksi saluran kencing dapat menyerang siapa saja. Namun, wanita lebih rentan terkena penyakit ini. Berikut beberapa cara mengobati infeksi saluran kencing:

1. Minum obat sampai tuntas

Melansir Mayo Clinic, dokter umumnya meresepkan antibiotik setelah mengetahui dengan pasti penyebab infeksi saluran kencing berasal dari infeksi bakteri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gejala penyakit umumnya sudah menghilang selang beberapa hari setelah obat antibiotik untuk infeksi saluran kencing rutin diminum.

Namun, pastikan penderita menghabiskan atau merampungkan pengobatan antibiotik sesuai petunjuk dokter sampai tuntas. Tujuannya untuk mencegah bakteri kebal obat di kemudian hari.

Hindari sembarangan minum obat antibiotik tanpa pengawasan atau petunjuk dari dokter.

Selain obat antibiotik, dokter juga jamak meresepkan obat pereda nyeri untuk menghilangkan rasa sakit penderita.

Baca juga: 7 Penyakit yang Mengintai Sistem Reproduksi Wanita

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Trakhoma
Trakhoma
PENYAKIT
Babesiosis
Babesiosis
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Ciri ciri Haid Menjelang Menopause

6 Ciri ciri Haid Menjelang Menopause

Health
Insomnia

Insomnia

Penyakit
10 Cara Merawat Luka Sunat Biar Cepat Kering

10 Cara Merawat Luka Sunat Biar Cepat Kering

Health
Skizoafektif

Skizoafektif

Penyakit
7 Fungsi Kalium untuk Tubuh

7 Fungsi Kalium untuk Tubuh

Health
Trakhoma

Trakhoma

Penyakit
6 Gejala Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

6 Gejala Bronkiolitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Otak

Abses Otak

Penyakit
10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Hemangioma

Hemangioma

Penyakit
2 Penyebab Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

2 Penyebab Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Fibrosa

Displasia Fibrosa

Penyakit
10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

Health
13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.