Kompas.com - 03/02/2021, 18:00 WIB
Ilustrasi Covid 19 KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi Covid 19

Setidaknya, perlu dua kali suntikan vaksin untuk mencapai manfat tersebut.

2. Vaksin tidak memberikan perlindungan 100 persen

Meskipun vaksin Covid-19 sangat efektif, vaksin tersebut hanya menawarkan perlindungan 94 perse hingga 95 persen.

Tidak ada cara atau metode untuk mengetahui siapa di antara lima persen tersebut yang tidak merespons vaksin dan masih berisiko untuk mengalami Covid 19.

3. Mereka yang telah mendapat vaksin masih bisa menularkan virus

Vaksin mencegah penyakit tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah vaksin juga mencegah penularan.

Kemungkinan besar, orang yang divaksinasi masih dapat terinfeksi tanpa gejala dan kemudian menularkannya ke orang lain yang belum divaksinasi.
Apalagi, penularan Covid-19 ini paling banyak berasal dari orang tanpa gejala.

Jika orang yang divaksinasi tidak memakai masker sampai menerika vaksin dosis kedua, mereka masih berpotensi besar menyebarkan virus.

Mendapatkan vaksinasi hanya memperkecil kemungkinan kita untuk jatuh sakit dan mengembangkan gejala.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jadi, orang yang mendapatkan vaksin tetap perlu menerapkan protokol kesehatan untuk menghindari kemungkinan menjadi pembawa virus bagi orang lain.

Baca juga: 5 Penyebab Serangan Jantung yang Sering Tak Disadari

4. Tidak semua orang bisa mendapatkan vaksin

Ada beberapa kelompok orang yang tidak bisa mendapatkan vaksin, salah satunya orang yang memiliki kondisi medis kronis.

Orang dengan kondisi tersebut juga masuk dalam kelompok orang berisiko tinggi mengalami Covid-19.

Jadi, kita tetap perlu melindungi mereka agar tidak terinfeksi virus dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
IUGR
IUGR
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IUGR

IUGR

Penyakit
Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Health
Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

Health
Penis Lecet

Penis Lecet

Penyakit
Coulrophobia

Coulrophobia

Penyakit
Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Health
Tinnitus

Tinnitus

Penyakit
Rabun

Rabun

Penyakit
Gastroschisis

Gastroschisis

Penyakit
5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

Health
Lemah Jantung

Lemah Jantung

Penyakit
Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Health
Agranulositosis

Agranulositosis

Penyakit
8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.