Kompas.com - 11/02/2021, 20:02 WIB
. SHUTTERSTOCK.

Apabila terasa sakit atau menyebabkan pendarahan, polip vagina baru memerlukan tindakan medis.

  • Kutil vagina

Kutil vagina adalan benjolan yang disebabkan infeksi virus human papillomavirus (HPV). Infeksi virus ini menular dan bisa menyebabkan kanker.

Benjolan kutil di bagian dalam vagina umumnya tidak terasa. Namun, pertumbuhan kutil di bagian luar vagina bisa dipantau.

Selain HPV, penyakit menular seksual herpes juga bisa memicu kutil vagina.

Gejala kutil vagina terkait herpes ini mirip jerawat akibat rambut tumbuh ke dalam. Terkadang benjolan di miss v juga terasa nyeri atau melepuh.

Baca juga: Vagina Becek: Penyebab dan Cara Mengatasi

  • Kanker vagina

Kendati jarang terjadi, penyebab benjolan di vagina juga bisa terkait kanker.
Benjolan ini berupa pertumbuhan jaringan ganas di lapisan sel kulit atau kelenjar di vagina.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gejala kanker vagina di awal antara lain pendarahan dan keputihan yang tidak biasa.

Jika kanker semakin parah, gejala lain yang dirasakan penderitanya termasuk sembelit, nyeri panggul, nyeri punggung, atau kaki bengkak.

Baca juga: Kentut dari Vagina, Normal atau Tidak?

Cara menghilangkan benjolan di vagina

Cara mengatasi benjolan di vagina disesuaikan dengan penyebab mendasarnya.

Apabila benjolan di vagina disebabkan kista, dokter biasanya mengantisipasinya dengan pemberian obat mengatasi infeksi.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X