Kompas.com - 12/02/2021, 08:06 WIB

KOMPAS.com - Para ibu barangkali pernah mendapati lidah bayinya berwarna putih.

Perubahan warna pada lidah bayi yang umumnya berwarna merah cerah ini tak jarang membuat orangtua si kecil cemas.

Anda tak perlu khawatir berlebihan. Alasan kenapa lidah putih pada bayi biasanya berasal dari sariawan atau sisa susu yang menumpuk di lidah.

Baca juga: 7 Gejala Hipoglikemia pada Bayi Baru Lahir dan Penyebabnya

Berikut cara membersihkan lidah putih pada bayi sesuai penyebab mendasarnya:

Cara menghilangkan lidah putih pada bayi karena susu

Dilansir dari Medical News Today, lidah putih pada bayi gampang terbentuk dari penumpukan sisa atau residu susu.

Penumpukan sisa susu di lidah bayi ini lazim karena sampai usia empat bulan, si kecil belum bisa memproduksi banyak air liur.

Semakin sedikit air liur, sisa susu yang menumpuk di mulut bayi semakin sulit terlarut.

Cara menghilangkan lidah putih pada bayi karena residu susu cukup mudah. Anda tinggal memanfaatkan kain lembab.

Baca juga: Hernia Pada Bayi: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi

Caranya, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Siapkan lap atau handuk kecil bersih dan basahi dengan air hangat.

Selanjutnya, seka bagian lidah putih dengan kain lembab tersebut perlahan-lahan sampai bersih.

Selain itu, para orangtua atau pengasuh juga bisa menggunakan alat pembersih lidah bayi khusus.

Pastikan alat sudah dibersihkan sebelum digunakan dan tangan orang yang membersihkan dalam kondisi bersih.  

Jika lidah masih tetap putih setelah dibersihkan, ada kemungkinan kondisi ini berasal dari sariawan.

Baca juga: Kenali Gejala Hipotiroid pada Bayi, Anak, dan Orang Dewasa

Cara menghilangkan lidah putih pada bayi karena sariawan

Ilustrasi bayi.SHUTTERSTOCK Ilustrasi bayi.
Melansir Healthline, seriawan atau sariawan pada bayi bisa terbentuk di bibir, lidah, dan pipi bagian dalam.

Sariawan pada mulut bayi jamak ditandai dengan gejala lidah putih. Selain di lidah, lapisan putih mirip keju juga terlihat di bagian dalam pipi. Kondisi ini biasanya membuat bayi rewel dan emoh menyusu.

Penyebab sariawan pada bayi bisa berasal dari infeksi jamur candida. Daya tahan tubuh bayi yang masih lemah membuat si kecil lebih rentan terkena infeksi.

Selain itu, sariawan pada bayi juga dapat muncul dari puting ibu menyusui. Ibu dan bayi bisa saling menularkan sariawan saat proses menyusui.

Gejala sariawan pada puting ini meliputi nyeri pada puting, puting lecet dan gatal, dan payudara pegal setelah menyusui.

Baca juga: Puting Lecet saat Menyusui Bayi, Begini Cara Mengatasinya...

Cara menghilangkan lidah putih pada bayi karena sariawan perlu obat krim antijamur. Oleskan salep ini di sekitar puting susu setelah menyusui.

Jangan lupa membersihkan sisa salep atau krim antijamur yang tersisa sebelum menyusui bayi kembali.

Dokter juga biasanya meresepkan obat antijamur cair atau gel ke lidah putih bayi. Agar obatnya bekerja secara optimal, upayakan bayi diberi jeda satu jam sebelum menyusu.

Untuk mencegah infeksi saling menular antara ibu dan bayi, jika memungkinkan upayakan bayi diberi ASI dari botol sementara penyakit belum sembuh.

Konsultasikan ke dokter jika lidah putih pada bayi karena sariawan tak kunjung sembuh atau penyakitnya semakin parah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.