7 Gejala Hipoglikemia pada Bayi Baru Lahir dan Penyebabnya

Kompas.com - 24/01/2021, 06:06 WIB
Ilustrasi bayi. SHUTTERSTOCKIlustrasi bayi.

KOMPAS.com - Hipoglikemia pada bayi baru lahir bisa terjadi saat kadar gula darah si kecil terlalu rendah.

Glukosa atau gula darah adalah bahan bakar utama atau energi bagi otak dan tubuh.

Pada bayi baru lahir, kadar gula darah rendah dapat menyebabkan masalah pernapasan sampai mengganggu kecukupan asupan si kecil.

Hipoglikemia pada bayi baru lahir dalam dunia kesehatan dikenal dengan hipoglikemia neonatus.

Baca juga: Hernia Pada Bayi: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi

Berikut penjelasan lebih lanjut terkait gejala dan penyebab hipoglikemia pada bayi.

Gejala hipoglikemia pada bayi

Melansir Verywell Health, kadar gula darah pada 24 jam pertama kehidupan bayi baru lahir hanya 30 mg/dL dan kurang dari 45 mg/dL dianggap hipoglikemia.

Beberapa gejala hipoglikemia pada bayi baru lahir yang terlihat antara lain:

  1. Warna kulit kebiruan atau pucat
  2. Susah napas atau napas cepat
  3. Suhu tubuh rendah atau hipotermia
  4. Rewel
  5. Muntah sehabis makan
  6. Lemas dan kurang gerak
  7. Gemetar dan kejang

Jika muncul gejala hipoglikemia pada bayi baru lahir, segera konsultasikan ke dokter.

Baca juga: Kenali Gejala Hipotiroid pada Bayi, Anak, dan Orang Dewasa

Penyebab hipoglikemia pada bayi

Selama di dalam kandungan, bayi mendapatkan asupan glukosa dari ibunya melalui plasenta.

Setelah lahir, sumber glukosa bayi adalah ASI. Glukosa juga diproduksi di hati.
Gula darah bayi baru lahir dapat menurun saat:

  • Kadar hormon insulin dalam tubuh terlalu banyak
  • Produksi glukosa bayi terlalu minim
  • Kadar gula darah yang digunakan terlalu banyak
  • Bayi kurang ASI

Baca juga: 7 Penyebab Bilirubin Tinggi Pada Bayi

Selain itu, terdapat beberapa faktor risiko penyebab hipoglikemia pada bayi baru lahir. Melansir Standford Children’s Health, berikut beberapa di antaranya:

  • Bayi lahir prematur
  • Ibu hamil mengalami gizi buruk sepanjang kehamilan
  • Ibu hamil menderita diabetes yang tidak terkontrol
  • Jenis darah ibu dan bayi tidak docok
  • Tumor pankreas pada bayi
  • Bayi cacat lahir
  • Bayi kekurangan oksigen saat lahir
  • Pertumbuhan bayi di dalam kandungan lamban
  • Bobot tubuh bayi terlalu kecil atau besar

Baca juga: Milia pada Bayi: Penyebab dan Cara Menghilangkan

Hipoglikemia neonatus dapat dideteksi dengan tes kadar gula darah. Apabila kadar gula darah bayi rendah, dokter umumnya akan melakukan pemantauan selama beberapa saat.

Bayi dengan kadar gula darah rendah umumnya akan dirawat selama beberapa jam atau hari sampai kadar gula darahnya normal.

Terlebih bagi bayi yang lahir prematur, memiliki infeksi, atau lahir dengan masalah beart badan. Untuk kasus tersebut, biasanya perawatan medis untuk si kecil membutuhkan waktu yang lebih lama.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X