Kompas.com - 14/02/2021, 06:00 WIB
Ilustrasi sendi Dok. ShutterstockIlustrasi sendi

KOMPAs.com - Sakit lutut yang menyerang di malam hari tentu menganggu kualitas tidur kita.

Padahal, kita butuh tidur malam untuk memulihan energi dan kembali beraktivitas di esok harinya.

Menurut ahli bedah ortopedi Kim Stearns, nyeri lutut paling sering terjadi karena artritis.

Namun, kondisi ini juga bisa disebabkan oleh berbagai masalah, mulai dari cedera hingga tendonitis (iritasi tendon) hingga bursitis (iritasi pada kantung bursa yang melindungi tulang dan persendian).

Baca juga: Waspadai, Gangguan Tiroid Bisa Memicu Depresi

Namun, nyeri lutut paling sering terjadi karena artritis, khususnya osteo artritis.

“Orang dengan lutut normal dan sehat biasanya tidak merasakan sakit di malam hari,” katanya.

Osteoartritis bersifat disebabkan oleh kerusakan pada sendi serta tulang rawan dan tendon yang terkait dengan sendi.

Gangguan ini seringkali terjadi pada orang lanjut usia atau mereka yang cenderung terlalu sering menggunakan sendi tertentu atau menderita cedera signifikan seperti robekan ligamen.

Lalu bagaimana mengatasinya?

Cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan mengurangi stres atau tekanan pada persendian. Hal ini bisa kita lakukan dengan menjaga berat badan ideal.

Selain menjadi kunci kesehatan tubuh, mengurangi berat badan berlebih juga mampu mengurangi tekanan pada sendi lutut dan ligamen.

Selain itu, sakit lutut yang sering terjadi di malam hari juga bisa diatas dengan cara berikut:

1. Olahraga dengan tepat

Tekanan pada sendi biasanya terjadi karena efek olahraga berlebihan dan terlalu berat.

Jadi, cobalah untuk melakukan olahraga yang ringan seperti berenang atau bersepeda.

2. Konsumsi obat khusus

Sakit lutut juga bisa diatasi dengan obat untuk meringankan rasa sakit seperti ibuprofen atau naproxe.

Jensi obat tersebut memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu meringankan pembengkakan yang memicu nyeri lutut.

Baca juga: Hati-Hati, Penggunaan Pil KB Bisa Pengaruhi Tiroid

3. Kompres dengan air dingin atau hangat

Mengompres bagian yang nyeri dengan air es juga dapatmenghilangkan rasa sakit.

Sementara itu, kompres air hangat juga dapat merigankan nyeri sendi.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X