Kompas.com - 27/02/2021, 22:02 WIB
Ilustrasi pexelsIlustrasi

KOMPAS.com - Banyak pasangan yang ragu-ragu untuk berhubungan seks saat hamil.

Sebagian di antara mereka khawatir bercinta bisa membahayakan kehamilan atau janin di dalam kandungan

Seks saat hamil yang normal umumnya aman sepanjang kehamilan. Pasangan boleh berhubungan seks, kecuali apabila ibu hamil kandungannya bermasalah atau merasa tidak nyaman.

Sebelum mengulas posisi seks saat hamil yang aman, kenali lebih dulu perbedaan berhubungan seks saat hamil dan tidak hamil.

Baca juga: 6 Posisi Bercinta Bagi Pasangan yang Sedang Mendambakan Momongan

Perbedaan berhubungan seks saat hamil dan tidak hamil

Tubuh ibu hamil mengalami beberapa perubahan signifikan sepanjang kehamilan.

Dilansir dari Parents, volume darah ibu hamil meningkat sekitar 40 persen selama hamil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal itu membuat payudara membesar dan seluruh zona sensitif rangsangan seksual ibu hamil jadi lebih peka.

Dengan kondisi seperti itu, ibu hamil bisa mendapatkan orgasme yang lebih intens bahkan berulang ketimbang saat berhubungan seks dalam kondisi tidak hamil.

Pada trimester awal kehamilan, ibu hamil ada kalanya mengalami penurunan nafsu seks karena serangan mual dan tubuhnya belum dapat beradaptasi dengan perubahan di awal kehamilan.

Demikian juga dengan trimester akhir atau menjelang persalinan. Banyak di antara ibu hamil kehilangan selera bercinta karena tubuhnya pegal, berat menyangga beban bayi, dan gugup menghadapi persalinan.

Halaman:

Sumber NHS,Parents
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

Health
Nyeri Panggul

Nyeri Panggul

Penyakit
7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

Health
Nyeri Dada

Nyeri Dada

Penyakit
17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

Health
Hernia Hiatus

Hernia Hiatus

Penyakit
Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Health
Batuk Kering

Batuk Kering

Penyakit
Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Health
Katatonia

Katatonia

Penyakit
Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Health
Aneurisma Aorta Abdominalis

Aneurisma Aorta Abdominalis

Penyakit
Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Health
Pleuritis

Pleuritis

Penyakit
Deodoran Bisa Memicu Kanker Payudara, Begini Alasannya

Deodoran Bisa Memicu Kanker Payudara, Begini Alasannya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.