Kompas.com - 24/03/2021, 08:01 WIB
Hilangnya massa tulang penderita osteoporosis terjadi secara berkelanjutan dan dalam jangka panjang. ShutterstockHilangnya massa tulang penderita osteoporosis terjadi secara berkelanjutan dan dalam jangka panjang.

KOMPAS.com - Osteoporosis adalah penyakit pengeroposan tulang yang membuat bagian rangka penyangga tubuh ini menjadi lemah dan rapuh.

Dilansir dari Cleveland Clinic, tulang manusia terbuat dari jaringan hidup yang bisa terus-menerus tumbuh.

Bagian dalam tulang sehat normalnya terlihat seperti spons bernama tulang trabekuler. Tulang spons ini bagian luarnya dibungkus cangkang padat bernama tulang kortikal.

Penyakit osteoporosis membuat pori-pori di tulang spons tersebut menjadi lebih besar dan lebih banyak. Sehingga, tulang jadi tidak padat dan rapuh.

Baca juga: Osteoporosis: Gejala, Penyebab, Cara Mencegah

Fungsi tulang utamanya untuk menopang tubuh, melindungi organ vital, dan menyimpan kalsium serta mineral penting lainnya.

Sampai sekitar usia 30 tahun, proses regenerasi tulang berlangsung seimbang.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

Bagikan artikel-artikel Health yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

7 Gejala Osteoporosis yang Perlu Diwaspadai
Osteoporosis kerap baru disadari setelah kondisi tulang keropos cukup parah. Kenali beragam gejala osteoporosis sebelum terlambat...
Bagikan artikel ini melalui

Setelah usia 35 tahun, secara alami tulang yang luruh lebih cepat daripada tulang yang tumbuh. Tak pelak, seiring bertambahnya usia massa tulang menyusut secara bertahap.

Tak hanya faktor usia, wanita yang sudah menopause juga lebih rentan terkena osteoporosis ketimbang pria. Penyebabnya karena hormon estrogennya mengalami penurunan signifikan.

Selain usia dan jenis kelamin, faktor risiko yang bisa jadi penyebab osteoporosis di antaranya:

  • Minum tablet steroid dosis tinggi lebih dari tiga bulan
  • Punya keluarga yang menderita osteoporosis
  • Terapi antiestrogen untuk pengobatan kanker payudara
  • Orang yang mengalami gangguan makan seperti anoreksia dan bulimia
  • Orang yang terlalu kurus atau gemuk
  • Kebiasaan malas bergerak dan jarang olahraga
  • Minum alkohol berlebihan dan merokok

Osteoporosis kerap muncul tanpa tanda di awal penyakit. Penyakit ini baru terasa ketika pengeroposan tulang sudah parah serta kondisi tulang sudah lemah dan mudah parah.

Baca juga: 8 Penyebab Osteoporosis dan Faktor Risikonya

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X