Kompas.com - 30/03/2021, 06:01 WIB
Ilustrasi ibu hamil SHUTTERSTOCK/ElnurIlustrasi ibu hamil

KOMPAS.com - Rubella pada ibu hamil bisa berbahaya karena menyebabkan bayi lahir cacat dan komplikasi kehamilan.

Rubella adalah infeksi yang menyebabkan gejala mirip flu dan ruam pada kulit.

Penyakit yang dikenal dengan campak jerman ini umumnya tidak berbahaya pada anak.

Baca juga: 5 Ciri-ciri Kontraksi Palsu pada Ibu Hamil

Namun, penyakit ini tidak boleh disepelekan karena penderita bisa menularkannya pada ibu hamil.

Simak lebih lanjut gejala rubella, bahaya rubella pada ibu hamil, sampai pencegahannya.

Tanda dan gejala rubella

Melanisr Mayo Clinic, gejala rubella terkadang mirip dengan kombinasi flu dan ruam gatal.

Tanda dan gejala rubella umumnya baru muncul selang dua sampai tiga minggu setelah penderita terpapar virus, antara lain:

  • Demam ringan atau kurang dari 38,9 derajat Celsius
  • Sakit kepala
  • Hidung mampet atau meler
  • Mata merah meradang
  • Kelenjar getah bening bengkak di belakang leher dan belakang telinga
  • Ruam berwarna merah muda atau merah yang muncul dari wajah, ke dada atau punggung, lengan, lalu ke tungkai
  • Sakit sendi atau nyeri otot

Hubungi dokter apabila ibu hamil merasakan gejala rubella di atas, atau kemungkinan terpapar virus rubella.

Baca juga: Ibu Hamil Sakit Gigi: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Bahaya virus rubella pada ibu hamil

Rubella adalah penyakit infeksi virus yang sangat menular dan mudah menyebar lewat udara saat penderita bersin atau batuk.

Melansir Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), risiko infeksi rubella pada ibu hamil paling besar muncul di trimester pertama dan kedua kehamilan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Infeksi Usus
Infeksi Usus
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Health
7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Health
Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

Health
Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Health
4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Health
Mengapa Manusia Butuh Protein?

Mengapa Manusia Butuh Protein?

Health
Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.