Kompas.com - 11/04/2021, 08:08 WIB

Menurut Laffin, Anda tidak boleh berhenti meminumnya tanpa izin dokter Anda.
“Menghentikannya dapat meningkatkan risiko serangan jantung berikutnya,” katanya.

2. Lakukan rehabilitasi jantung

Setelah pulih dari serangan jantung, ada baiknya Anda mendaftar dalam program rehabilitasi jantung yang diawasi secara medis dalam waktu empat minggu setelah meninggalkan rumah sakit.
Berpartisipasi dalam rehabilitasi jantung dapat meningkatkan peluang Anda untuk bertahan hidup selama tiga tahun atau lebih hingga hampir 50 persen.

Program rehabilitasi jantung menyesuaikan latihan dengan kondisi dan kemampuan masing-masing peserta.

Selain itu, program tersebut mencakup diskusi tentang makanan dan kebiasaan makan yang sehat untuk jantung serta masalah psikologis dalam mengatasi penyakit jantung yang serius.

Kedua elemen ini penting untuk masa depan yang lebih sehat dan bahagia.

3. Terapkan pola makan sehat

Berat badan berlebih bisa memicu diabetes tipe 2, obesitas, atau hipertensi — faktor risiko utama penyakit jantung.

Jika demikian, serangan jantung Anda mungkin merupakan peringatan untuk mengubah kebiasaan makan Anda.

Gejala serangan jantung saat tidur, seperti nyeri dada dan muncul keringat dingin penting dikenali untuk dapat dikonsultasikan segera dengan dokter.

Pola makan yang menyehatkan jantung menghilangkan lemak trans, membatasi asupan lemak jenuh dan natrium, serta menekankan pada makanan alami yang tinggi serat, seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.

Baca juga: 5 Jenis Makanan Ini Bantu Ringankan Gejala Kista Ovarium

4. Berhenti merokok

Jika Anda merokok, sekaranglah waktunya untuk berhenti. Merokok adalah hal terburuk yang dapat Anda lakukan terhadap jantung Anda.

Merokok hanya satu batang sehari meningkatkan risiko serangan jantung sebesar 50 persen pada pria dan 75 persen pada wanita.

Orang yang selamat dari serangan jantung 61 persen lebih mungkin mengalami serangan jantung kedua atau angina dalam waktu 30 hari jika terpapar asap rokok orang lain.

5. Jaga kondisi mental

Depresi setelah serangan jantung adalah rawan terjadi. Kondisi ini juga dapat mengganggu kesehatan Anda.

“Jika Anda kehilangan minat pada orang atau aktivitas yang sebelumnya Anda sukai, ini mungkin merupakan tanda bahwa Anda harus mencari bantuan dari seorang profesional medis,” saran Laffin.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.