Kompas.com - 23/04/2021, 14:06 WIB
Buah pir VIA NDTVBuah pir

Folat dan niasin penting untuk fungsi sel dan produksi energi, sedangkan provitamin A bisa mendukung kesehatan kulit dan penyembuhan luka.

Pir juga kaya akan mineral penting, seperti tembaga dan kalium.

Tembaga berperan dalam kekebalan, metabolisme kolesterol, dan fungsi saraf, sedangkan kalium membantu kontraksi otot dan fungsi jantung.

Terlebih lagi, buah-buahan ini adalah sumber antioksidan polifenol yang sangat baik, yang melindungi dari kerusakan oksidatif.

Saat ingin mengonsumsinya, pastikan Anda untuk dapat makan buah pir utuh demi keuntungan yang lebih banyak. Ini karena kulit buah pir dilaporkan mengandung polifenol enam kali lebih banyak daripada dagingnya.

Baca juga: 13 Makanan yang Mengandung Vitamin A Tinggi

2. Menjaga kesehatan sistem pencernaan

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Pir adalah sumber serat larut dan tidak larut yang sangat baik. Nutrisi ini diketahui penting untuk kesehatan pencernaan.

Serat dapat membantu menjaga keteraturan usus dengan melunakan tinja, sehingga menjadi lebih mudah untuk dikeluarkan.

Satu buah pir berukuran sedang (178 gram) sanggup menyediakan 6 gram serat atau 22 persen dari kebutuhan serat harian yang direkomendasikan.

Selain itu, serat larut juga bisa berguna untuk memberi makan bakteri sehat di usus Anda.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X