Kompas.com - 11/05/2021, 14:02 WIB
Ilustrasi jantung yodiyimIlustrasi jantung

KOMPAS.com – Selama ini Anda mungkin sudah tidak asing lagi mendengar kata hipertensi ketika berbicara masalah tekanan darah tinggi.

Tapi bagaimana dengan hipertensi pulmonal? Tahukah Anda mengenai hal tersebut?

Apa itu hipertensi pulmonal? Bedakah dengan hipertensi pada umumnya yang sering kita bahas atau dengar?

Baca juga: Berapa Tekanan Darah Normal pada Orang Dewasa?

Dilansir dari American Heart Association, hipertensi pulmonal adalah tekanan darah tinggi dalam arteri pulmonalis.

Arteri pulmonalis adalah pembuluh nadi yang membawa darah dari bilik jantung kanan bawah ke paru-paru.

Arteri pulmonalis sama seperti semua pembuluh nadi, bertugas memompa darah menjauhi jantung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tapi, berbeda dengan pembuluh nadi lain yang membawa darah dengan konsentrasi oksigen yang tinggi, arteri pulmonalis membawa darah yang sudah terdeoksigenasi.

Tidak seperti tekanan darah sisemik yang mewakili kekuatan darah yang bergerak melalui pembuluh darah di seluruh tubuh, tekanan darah pulmonal mencerminkan tekanan yang diberikan jantung untuk memompa darah dari jantung melalui arteri paru.

Dengan kata lain, tekanan darah pulmonal berfokus pada tekanan aliran darah di paru-paru Anda.

Baca juga: Berapa Tekanan Darah Normal pada Anak-anak dan Remaja?

Bagaimana darah mengalir melalui jantung dan paru-paru?

Setelah mendapatkan darah yang mengandung karbon dioksidan dari sisa metabolisme tubuh melalui pembuluh vena besar (vena cava), serambi (atrium) kanan jantung akan meneruskan darah ini ke bilik (ventrikel) kanan jantung.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Babesiosis

Babesiosis

Penyakit
6 Penyebab Batuk Setelah Makan yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Batuk Setelah Makan yang Perlu Diwaspadai

Health
Regurgitasi Trikuspid

Regurgitasi Trikuspid

Penyakit
Bagaimana Asam Lambung Bisa Merusak Kerongkongan dan Tenggorokan?

Bagaimana Asam Lambung Bisa Merusak Kerongkongan dan Tenggorokan?

Health
Anemia Aplastik

Anemia Aplastik

Penyakit
Gejala Batu Ginjal Pada Anak, Orangtua Wajib Tahu

Gejala Batu Ginjal Pada Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
Scleroderma

Scleroderma

Penyakit
Warna Tinja Tunjukkan Kondisi Kesehatan, Kenali Artinya

Warna Tinja Tunjukkan Kondisi Kesehatan, Kenali Artinya

Health
Spondylolisthesis

Spondylolisthesis

Penyakit
5 Beda LPR dan GERD yang Penting Diketahui

5 Beda LPR dan GERD yang Penting Diketahui

Health
Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Health
7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

Health
Parafimosis

Parafimosis

Penyakit
11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

Health
Asam Urat

Asam Urat

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.