Kompas.com - 31/05/2021, 16:30 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.

KOMPAS.com - Trombosit turun adalah masalah kesehatan yang terjadi saat kadar trombosit berada di bawah kisaran normal.

Seperti diketahui, trombosit adalah salah satu jenis sel darah yang berfungsi untuk membantu proses pembekuan darah.

Kadar trombosit normal berkisar antara 150.000 hingga 400.000 keping per mikroliter darah.

Baca juga: 8 Cara Menaikkan Trombosit secara Alami dan Medis

Seseorang dikatakan memiliki kondisi trombosit turun apabila kadar trombositnya di bawah 150.000 keping per mikroliter darah.

Ketika jumlah trombosit turun di bawah 10.000 keping per mikroliter darah, seseorang dianggap mengalami trombositopenia parah.

Trombosit turun bisa menyebabkan beragam masalah kesehatan, termasuk perdarahan internal yang berbahaya.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

9 Penyebab Trombosit Turun, Tak Selalu DBD (Demam Berdarah)
Penyebab trombosit turun di bawah normal bisa berasal dari penurunan produksi trombosit sampai trombosit banyak yang rusak. Kenali beragam pemicunya.
Bagikan artikel ini melalui

Sebelum mengenali penyebab trombosit turun, kenali dulu beberapa gejalanya yang perlu diwaspadai.

Baca juga: 6 Makanan untuk Menaikkan Trombosit, Tak Hanya Jus Jambu

Gejala trombosit turun

Melansir Mayo Clinic, terdapat beberapa gejala trombosit turun yang jamak dirasakan penderitanya, antara lain:

  • Gampang memar
  • Muncul bintik kemerahan di kulit, biasanya di kaki bagian bawah
  • Pendarahan berkepanjangan saat bagian tubuh terluka
  • Gusi berdarah atau mimisan
  • Ada darah dalam urine atau kotoran buang air besar
  • Darah haid lebih banyak ketimbang biasanya
  • Badan lemas atau gampang lelah
  • Limpa membesar

Apabila ada gejala trombosit turun di atas, ada baiknya Anda segera berkonsultasi ke dokter.

Terlebih jika pendarahan tak kunjung berhenti. Kondisi tersebut merupakan keadaan darurat yang membutuhkan pertolongan medis segera.

Baca juga: Memahami Fungsi Trombosit dan Kadar Normalnya

Penyebab trombosit turun

Menurut OneBlood, ada tiga kondisi yang bisa menyebabkan kadar trombosit turun di bawah normal, yakni:

  • Penurunan produksi trombosit
  • Trombosit banyak yang rusak
  • Banyak trombosit yang terperangkap di limpa

Ada beberapa kondisi dan penyakit yang bisa memengaruhi kenapa trombosit turun di atas.

Melansir Cleveland Clinic, berikut beberapa penyebab trombosit turun yang perlu diwaspadai:

  1. Konsumsi alkohol berlebihan
  2. Penyakit autoimun idiopathic thrombocytopenic purpura (ITP) yang membuat sistem kekebalan tubuh menyerang trombosit
  3. Penyakit yang menyerang sumsum tulang seperti anemia aplastik, leukemia, limfoma, dan sindrom mielodisplastik
  4. Efek samping kemoterapi atau radiasi untuk mengobati penyakit kanker
  5. Pembengkakan limpa karena sirosis hati atau penyakit gaucher
  6. Paparan bahan kimia berbahaya seperti arsenik, benzena, dan pestisida
  7. Efek samping obat tertentu seperti sejumlah antibiotik, kejang, pengencer darah
  8. Infeksi virus seperti demam berdarah, hepatitis C, CMV, EBV dan HIV
  9. Faktor keturunan

Beberapa penyebab trombosit turun di atas bisa dikendalikan. Caranya dengan mengontrol penyakit atau menjaga gaya hidup sehat dengan tidak minum alkohol berlebihan.

Baca juga: Berapa Nilai Trombosit Normal?


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Kejang Demam
Kejang Demam
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

Health
Pandangan Kabur

Pandangan Kabur

Penyakit
Mata Berair

Mata Berair

Penyakit
Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Health
Nyeri Kaki dan Tangan

Nyeri Kaki dan Tangan

Penyakit
Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Health
Osteofit

Osteofit

Penyakit
3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

Health
Hifema

Hifema

Penyakit
13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

Health
Gigi Berlubang

Gigi Berlubang

Penyakit
Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

BrandzView
Batu Amandel

Batu Amandel

Penyakit
Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.