Kompas.com - 05/06/2021, 13:31 WIB
Ilustrasi ginjal. SHUTTERSTOCKIlustrasi ginjal.

KOMPAS.com - Ginjal merupakan organ tubuh yang menyaring air ekstra dan limbah dari darah.

Ketika terjadi gangguan, kotoran di tubuh akan menumpuk dan memicu berbagai kerusakan.

Sayangnya, banyak orang yang tidak menyadari adanya tanda awal keruskaan ginjal.

Bahkan, hanya 10 persen orang dengan penyakit ginjal kronis yang mengetahui bahwa mereka mengidapnya.

Padahal, pengobatan dini akan mencegah kerusakan fatal dan mempercepat pemulihan.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Infertilitas Sekunder dan Penyebabnya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tanda penyakit ginjal

Sebenarnya, bagaimana tanda awal penyakit ginjal? Berikut informasinya:

1. Mudah lelah dan sulit berkonsentrasi

Penurunan fungsi ginjal yang parah dapat menyebabkan penumpukan racun dan kotoran dalam darah.

Hal ini dapat menyebabkan orang merasa lelah, lemah dan dapat membuat sulit untuk berkonsentrasi.

Komplikasi lain dari penyakit ginjal adalah anemia, yang dapat membuat tubuh lelah dan lemas.

2. Kulit kering dan gatal

Ginjal yang sehat mdapat elakukan banyak pekerjaan penting.

Ginjal berfungsi menghilangkan limbah dan cairan ekstra dari tubuh Anda, membantu membuat sel darah merah, membantu menjaga tulang tetap kuat dan bekerja untuk mempertahankan jumlah mineral yang tepat dalam darah Anda.

Kulit kering dan gatal bisa menjadi tanda adanya gangguan pada mineral dan tulang yang sering menyertai penyakit ginjal stadium lanjut.

Hal ini bisa terjadi ketika ginjal tidak lagi mampu menjaga keseimbangan mineral dan nutrisi yang tepat dalam darah.

3. Sering buang air kecil

Jika Anda merasa ingin buang air kecil lebih sering, terutama di malam hari, ini bisa menjadi tanda penyakit ginjal.

Filter ginjal rusak dapat menyebabkan peningkatan keinginan untuk buang air kecil.

Terkadang hal ini juga bisa menjadi tanda infeksi saluran kemih atau pembesaran prostat pada pria.

Baca juga: 8 Makanan untuk Penderita Stroke

4. Darah pada urin

Ginjal yang sehat dapat menjaga sel-sel darah dalam tubuh saat menyaring limbah dari darah untuk membuat urin.

Tapi ketika filter ginjal telah rusak, sel-sel darah bisa rusak dan masuk ke dalam urin.

Selain menandakan penyakit ginjal, darah dalam urin bisa menjadi indikasi tumor, batu ginjal, atau infeksi.

5. Urin berbusa

Busa atau gelembung berlebihan dalam urin - terutama yang mengharuskan Anda menyiram beberapa kali sebelum hilang - menunjukkan adanya protein dalam urin.

Protein tersebut merupakan albumin yang ditemukan dalam urin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seasonal Affective Disorder (SAD)

Seasonal Affective Disorder (SAD)

Penyakit
7 Gejala Pembekuan Darah di Otak yang Perlu Diwaspadai

7 Gejala Pembekuan Darah di Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Batu Ginjal

Batu Ginjal

Penyakit
Mengenal 3 Jenis Afasia yang Banyak Dialami Penderita Stroke

Mengenal 3 Jenis Afasia yang Banyak Dialami Penderita Stroke

Health
Polihidramnion

Polihidramnion

Penyakit
Manfaat Buang Air Kecil setelah Berhubungan Seksual untuk Wanita

Manfaat Buang Air Kecil setelah Berhubungan Seksual untuk Wanita

Health
Hipognadisme

Hipognadisme

Penyakit
Benarkah Tidur Tanpa Bantal Bermanfaat bagi Kesehatan?

Benarkah Tidur Tanpa Bantal Bermanfaat bagi Kesehatan?

Health
Radang Dingin (Frostbite)

Radang Dingin (Frostbite)

Penyakit
4 Cara Mengobati Vitiligo dengan Obat dan Tindakan Medis

4 Cara Mengobati Vitiligo dengan Obat dan Tindakan Medis

Health
Sindrom Mayat Berjalan (Sindrom Cotard)

Sindrom Mayat Berjalan (Sindrom Cotard)

Penyakit
Mengenal Penyebab dan Cara Mengatasi Kuku Mengelupas

Mengenal Penyebab dan Cara Mengatasi Kuku Mengelupas

Health
Hipopituitarisme

Hipopituitarisme

Penyakit
3 Makanan yang Harus Dibatasi Penderita Epilepsi

3 Makanan yang Harus Dibatasi Penderita Epilepsi

Health
Akathisia

Akathisia

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.