Kompas.com - 23/06/2021, 12:00 WIB

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 ini memang sangat menguras energi fisik dan mental.

Tak hanya mereka yang terjangkit virus Corona, para ilmuwan pun juga berusaha keras untuk menemukan obat yang terbukti ampuh atasi Covid-19.

Selama pandemi ini, tercatat ada beebrapa temuan kontroversial yang digadang-gadang bisa menjadi obat dari infeksi virus Corona, misalnya minyak kayu putih dan ekstrak ikan gabus.

Bagaimana fakta sebenarnya? Berikut informasinya:

Minyak Kayu putih

Pemerintah melalui Kementrian Pertanian (Kementan) sempat sempat melakukan produksi masal kalung antivirus corona.

Kalung yang diklaim bisa mencegah infeksi Covid-19 itu akan dibuat dengan menggunakan bahan dari eucalyptus atau minyak kayu putih.

Kalung antivirus buatan Kementan diklaim telah melalui uji lab peneliti pertanian terhadap virus influenza, beta dan gamma corona.

Dari hasil penelitian, peneliti meyimpulkan kalung berbahan eucalyptus ini mampu membunuh 80 hingga 100 persen virus.

Namun, Praktisi Klinis dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Ari Fahrial Syam, mengatakan butuh perjalanan riset yang panjang agar kalung berbahan eucalyptus tersebut bisa diklaim sebagai antivirus.

Baca juga: Mengenal Gejala Brain Fog, Gangguan Ingatan Penderita COVID-19

Menurutnya, riset yang dilakukan saat ini baru mencapat penelitian in vitro atau tingkat sel sehingga kita tidak bisa menanggapinya secara berlebihan.

Karena itu, melalui sambungan telepon dengan Kompas.com, ia meminta masyarakat agar jangan skeptis atas hasil penelitian in vitro tersebut.

Sebab, meskipun eucalyptus ada efek positif untuk virus corona tapi juga tidak boleh berlebihan dengan langsung mengklaim sebagai anti Covid-19.

Ikan gabus

Riset terbaru dari Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara mengklaim ekstrak ikan gabus bisa percepat penyembuhan pasien Covid-19.

iset terbaru dari Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara mengklaim ekstrak ikan gabus bisa percepat penyembuhan pasien Covid-19.

Melansir data Kompas.com, kkstrak ikan gabus dapat meningkatkan kadar dan menjadi sumber albumin yang potensial.

Jika dikombinasikan dengan temylawak, akan membantu dapat membantu menaikkan kadar albumin, mencegah inflamasi dan koagulasi yang sering ditemukan pada pasien Covid-19.

Hal ini akan turut membantu penyembuhan pasien Covid-19. Jauh sebelum diklaim sebagai obat untuk antasi Covid-19, ikan gabus memang sudah terbukti memiliki berbagai manfaat berikut:

  • mengatasi penyakit kulit
  • mempercepat penyembuhan luka
  • antijamur dan mikroba
  • mengatasi radang sendi.

Baca juga: Berapa Kali Seseorang Boleh Donasi Plasma Konvalesen?

Nah, itulah dua temuan yang sempat diklaim bisa membantu mencegah dan menyembuhkan Covid-19.

Namun, bagaimanapun juga kita tetap harus melaksanakan protokol kesehatan sampai pandemi ini benar-benar dinyatakan berakhir.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.