Kompas.com - 25/06/2021, 08:00 WIB
Ilustrasi diabetes shutterstockIlustrasi diabetes

KOMPAS.com - Diabetes terdiri dari berbagai jenis dengan metode pengobatan yang berbeda.

Jadi, tidak semua metode pengobatan cocok untuk mengobati setiap jenis diabetes.

Misalnya, teknik pengobatan untuk diabetes tipe 1 tentu berbeda dengan diabetes tipe 2, begitupula sebaliknya.

Namun, mengatur pola makan adalah cara terbaik untuk mengatasi apapun jenis diabetes yang Anda alami,

Mengatur pola makan juga membantu mengelola berat badan dan mengurangi risiko komplikasi diabetes, seperti masalah jantung dan stroke, dan kondisi kesehatan lainnya termasuk jenis kanker tertentu.

Ahli diet Douglas Twenefour, juga berkat bahwa mengonsumsi makanan sehat penting untuk mengelola diabetes dan mengurangi risiko komplikasi diabetes.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

3 Cara Mudah Atur Pola Makan untuk Pasien Diabetes
Mengatur pola makan juga membantu mengelola berat badan dan mengurangi risiko komplikasi diabetes.
Bagikan artikel ini melalui

"Namun, menjalani pola makan sehat ini seringkali menjadi hal yang tak mudah bagi banyak orang," tambahnya.

Baca juga: Diklaim Lebih Berbahaya, Seperti Apa Mutasi Varian Delta Virus Corona?

Mengatur pola makan untuk pasien diabetes

Jika Anda menderita diabetes tipe 1, menghitung jumlah karbohidrat yang dikonsumsi sangat penting untuk menjaga kadar glukosa darah tetap stabil.

Karena itu, penderita diabetes tipe 1 haru memperkirakan berapa banyak karbohidrat dalam makanan yang dikonsumsinya dan mencocokkannya dengan berapa banyak insulin yang diperlukan.

Jika Anda memiliki diabetes tipe 2 dan mengalami kelebihan berat badan, menemukan cara untuk menurunkan berat badan adalah hal penting karena membantu meningkatkan manajemen diabetes.

Sebab, menurunkan berat badan dapat membantu menurunkan glukosa darah dan mengurangi risiko komplikasi lain.

Baik penderita diabetes tipe 1 atau 2 harus memperhitungkan dengan baik nutirisu yang masuk ke tubuh.

Bagi Anda penderita diabetes yang merasa bingung tentang bagaimana cara terbaik untuk mengatur pola makan, berikut tips yang bisa Anda lakukan:

1. Pilih karbohidrat yang sehat

Semua jenis karbohidrat mempengaruhi kadar glukosa darah sehingga penting untuk mengetahui makanan mana yang mengandung karbohidrat.

Pilih makanan sehat yang mengandung karbohidrat dan perhatikan ukuran porsi yang Anda konsumsi.

Berikut adalah beberapa sumber karbohidrat sehat yang bisa Anda konsumsi:

  • biji-bijian utuh seperti beras merah, soba, dan gandum utuh
  • buah
  • Sayuran
  • kacang-kacangan seperti buncis.

Baca juga: Memahami Efek Alkohol Pada Ginjal

Pada saat yang sama, penting juga untuk mengurangi makanan rendah serat seperti roti putih, nasi putih, dan sereal olahan.

2. Kurangi makan garam

Makan banyak garam dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, yang pada gilirannya meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Smeua penyakit tersebut juga sangat rentan dialami oleh penderita diabetes.

Karena itu, penderit diabetes sebaiknya membatasi konsumsi garam maksimal 6 gram atau satu sendok teh sehari.

3. Jangan segan konsumsi buah

Buah memang mengandung gula, namun gula yang ada pada buah adalah gula alami.

Gula alami tentu efeknya berbeda dengan gula tambahan yang ada dalam makanan tak sehat seperti cokelat, biskuit, dan kue.

And ajuga bisa menjadikan buah sebagai camilan. Dengan mengonsumsi buah, And abisa mendapatkan asupan vitamin, mineral, dan serat yang dibutuhkan tubuh untuk membantu Anda tetap sehat.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Memahami Penyebab dan Gejala Infeksi Usus Buntu

Memahami Penyebab dan Gejala Infeksi Usus Buntu

Health
Inkompatibilitas ABO

Inkompatibilitas ABO

Penyakit
3 Aktivitas yang Membawa Risiko Tinggi Covid-19

3 Aktivitas yang Membawa Risiko Tinggi Covid-19

Health
3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

Health
Pandangan Kabur

Pandangan Kabur

Penyakit
Mata Berair

Mata Berair

Penyakit
Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Health
Nyeri Kaki dan Tangan

Nyeri Kaki dan Tangan

Penyakit
Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Health
Osteofit

Osteofit

Penyakit
3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

Health
Hifema

Hifema

Penyakit
13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

Health
Gigi Berlubang

Gigi Berlubang

Penyakit
Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.