Kompas.com - 25/06/2021, 16:32 WIB
Ilustrasi talasemia Jarun OntakraiIlustrasi talasemia

Jika satu atau lebih dari gen ini hilang, akan terjadi talasemia alfa.

Baca juga: 6 Minuman Penurun Darah Tinggi

Tingkat keparahan talasemia tergantung pada berapa banyak gen yang rusak atau bermutasi.

Berikut penjelasannya.

  • Satu gen yang bermutasi: Pasien tidak memiliki gejala. Orang sehat yang memiliki anak dengan gejala talasemia adalah carrier. Jenis ini dikenal sebagai alpha thalassemia minima.
  • Dua gen yang bermutasi: Pasien mengalami anemia ringan. Hal ini dikenal sebagai alpha talasemia minor.
  • Tiga gen yang bermutasi: Pasien memiliki penyakit hemoglobin H, sejenis anemia kronis. Mereka akan membutuhkan transfusi darah secara teratur sepanjang hidup mereka.
  • Empat gen yang bermutasi: Talasemia alfa mayor adalah bentuk talasemia alfa yang paling parah. Hal ini diketahui menyebabkan hidrops fetalis, suatu kondisi serius ketika cairan menumpuk di bagian tubuh janin. Janin dengan empat gen yang bermutasi tidak dapat menghasilkan hemoglobin normal dan tidak mungkin bertahan hidup, bahkan dengan transfusi darah.

Thalassemia alfa banyak ditemukan di Cina bagian selatan, Asia Tenggara, India, Timur Tengah, dan Afrika.

Talasemia Beta

Seseorang membutuhkan dua gen globin untuk membuat rantai beta-globin, satu dari setiap orang tua.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Mengenal Talasemia: Jenis, Gejala, dan Penyebabnya
Talasemia adalah kelainan darah bawaan yang mempengaruhi kemampuan tubuh untuk memproduksi hemoglobin dan sel darah merah.
Bagikan artikel ini melalui

Jika salah satu atau kedua gen bermutasi, talasemia beta akan terjadi.

Tingkat keparahan tergantung pada berapa banyak gen yang bermutasi.

  • Satu gen yang bermutasi: Ini disebut beta thalassemia minor.
  • Dua gen yang bermutasi: Mungkin ada gejala sedang atau berat. Ini dikenal sebagai talasemia mayor. Dulu disebut anemia Colley.

Talasemia beta lebih sering terjadi pada orang-orang keturunan Mediterania dengan prevalensi lebih tinggi di Afrika Utara, Asia Barat, dan Kepulauan Maladewa.

Baca juga: 10 Cara Menurunkan Gula Darah Tinggi pada Penderita Diabetes

Gejala talasemia

Gejala talasemia bervariasi tergantung pada jenisnya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Pinggul

Displasia Pinggul

Penyakit
8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

Health
Radang Permukaan Lidah

Radang Permukaan Lidah

Penyakit
13 Makanan untuk Melancarkan BAB

13 Makanan untuk Melancarkan BAB

Health
Gusi Bengkak

Gusi Bengkak

Penyakit
13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

Health
Biang Keringat

Biang Keringat

Penyakit
Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Health
Mata Gatal

Mata Gatal

Penyakit
Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Health
Iritis

Iritis

Penyakit
6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Gusi

Abses Gusi

Penyakit
Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.