Kompas.com - 18/07/2021, 15:04 WIB
Ilustrasi gorengan sayur. Terlalu sering makan makanan yang digoreng seperti gorengan dapat mengganggu fungsi kekebalan tubuh.
SHUTTERSTOCK/KETUT MAHENDRIIlustrasi gorengan sayur. Terlalu sering makan makanan yang digoreng seperti gorengan dapat mengganggu fungsi kekebalan tubuh.

KOMPAS.com – Penyebab kolesterol tinggi penting dikenali sebagai bagian dari upaya pencegahan masalah kesehatan ini bisa terjadi.

Kolesterol tinggi adalah masalah yang sangat umum terjadi di seluruh dunia.

Anda mungkin pernah mendengar tentang kolesterol tinggi dan tahu bahwa kondisi itu terkait dengan penyakit jantung atau penyakit lainnya.

Baca juga: 4 Efek Kolesterol Tinggi pada Tubuh yang Layak Diantisipasi

Mungkin anggota keluarga atau teman Anda pernah mengajak bicara tentang kadar kolesterol mereka.

Nah, kolesterol sebenarnya tidak semuanya buruk.

Merangkum Medical News Today, kebenaran yang sederhana adalah bahwa kolesterol diperlukan untuk tubuh kita.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagain besar kolesterol diproduksi oleh organ hati, sedangkan sebagian lainnya bisa diperoleh dari makanan.

Kolesterol ini berperan dalam memproses makanan dan menyimpan energi.

Kolesterol membantu tubuh kita dengan mengangkut lemak ke berbagai area sehingga kita dapat menggunakannya untuk energi.

Anda bisa membayangkan molekul kolesterol seperti mobil di jalan bebas hambatan, mendorong lemak melalui arteri untuk mencapai tujuan.

Ketika ada banyak mobil, maka ada banyak kemacetan, dan arus lalu lintas menjadi melambat. Demikian pula di arteri kita, ketika molekul kolesterol menumpuk di arteri, maka aliran darah bisa terpengaruh.

Jadi, kolesterol memang diperlukan untuk tubuh kita, tetapi masalah bisa terjadi ketika kadar kolesterol dalam tubuh menjadi tidak seimbang.

Baca juga: Waspadai, Bahaya Kolesterol Tinggi untuk Tubuh

Penyebab kolesterol tinggi

Secara umum kolesterol dapat dibagi menjadi dua jenis, yakni:

  • Low-density lipoprotein (LDL) atau orang sering menyebutnya sebagai kolesterol jahat
  • High-density lipoprotein (HDL) atau orang sering menyebutnya sebagai kolesterol jahat

Penyakit kolesterol tinggi ditandai oleh kadar LDL tinggi dan kadar HDL rendah dari nilai normal.

Kadar LDL tinggi bisa menjadi tanda bahwa ada banyak kolesterol yang mengendap di dinding arteri. Kondisi ini diketahui dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti penyakit jantung atau stroke.

Mempertahankan keseimbangan kolesterol yang tepat dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan memastikan tubuh Anda menggunakan energi secara efisien.

Baca juga: Kolesterol Tinggi? Lakukan 5 Perubahan Gaya Hidup Ini

Faktor-faktor seperti diet, kebiasaan olahraga, dan genetika memainkan peran penting dalam menentukan keseimbangan kolesterol Anda.

Berikut ini adalah beberapa kondisi yang bisa menjadi penyebab kolesterol tinggi untuk diwaspadai:

1. Diet tidak sehat

Merangkum Very Well Health, diet Anda memiliki dampak terbesar pada kadar kolesterol Anda.

Makanan yang kaya akan lemak jenuh dan tak trans dapat meningkatkan kolesterol Anda.

Untuk membatasi asupan makanan tinggi kolesterol, mulai sekarang coba kurangi:

  • Makanan yang digoreng atau gorengan
  • Daging merah
  • Minyak goreng dan lemak hewani, seperti lemak babi

Makanan yang mengandung serat, seperti sayuran berdaun hijau, roti gandum, dan buah-buahan diketahui dapat menurunkan kadar kolesterol Anda.

Serat membantu menghilangkan kolesterol dari tubuh.

Membatasi makanan kaya kolesterol dan makan lebih banyak makanan kaya serat adalah cara yang bagus untuk mengurangi kolesterol Anda secara alami.

Baca juga: 10 Makanan Penyebab Kolesterol Tinggi yang Harus Diwaspadai

Anda juga dapat meningkatkan konsumsi makanan tertentu untuk membantu meningkatkan kadar kolesterol HDL atau kolesterol baik.

Makanan seperti ikan dan alpukat adalah pilihan yang baik untuk meningkatkan kolesterol sehat.

2. Gaya hidup buruk

Menjalani hidup yang aktif dan sehat dapat membantu kadar kolesterol Anda, termasuk:

  • Pastikan Anda berjalan kaki atau berolahraga setidaknya 30 menit lima kali seminggu
  • Menjaga jadwal tidur yang baik
  • Berhenti merokok

Rokok diketahui dapat menyebabkan penyakit jantung dan dapat membuat kadar kolesterol tinggi semakin bermasalah di dalam tubuh.

Baca juga: 5 Bahaya Nikotin dalam Rokok Elektrik

3. Faktor genetika

Genetika memainkan peran utama dalam mengendalikan kadar kolesterol.

Kita tahu bahwa kelainan genetik tertentu seperti hiperkolesterolemia familial dapat menyebabkan kadar kolesterol yang sangat tinggi.

Jika Anda dan beberapa anggota keluarga Anda memiliki kadar kolesterol yang sangat tinggi, maka Anda mungkin perlu memeriksakan riwayat genetik Anda ke dokter.

Beberapa penelitian juga menunjukkan kadar kolesterol yang berbeda di antara populasi Kulit Putih, Hitam, dan Asia Selatan.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami apakah gen tertentu dapat mengontrol kadar kolesterol.

Baca juga: Apakah Bisa Kolesterol Tinggi Karena Keturunan?

4. Kondisi yang sudah ada sebelumnya

Beberapa gangguan kesehatan, seperti penyakit arteri koroner, aterosklerosis, diabetes, dan tekanan darah tinggi (hipertensi) biasanya terkait dengan kadar kolesterol tinggi.

Kadar kolesterol yang melonjak dapat membuat banyak dari kondisi lain tersebut menjadi lebih buruk.

Jadi sangat penting untuk mengendalikan kadar kolesterol dalam darah.

Sering kali dokter dapat meresepkan obat yang disebut statin untuk mengobati kadar kolesterol tinggi.

Obat statin bisa bekerja bersama obat lain untuk membantu mengurangi kadar kolesterol tinggi.

Baca juga: 9 Gejala Awal Diabetes Tipe 2 yang Perlu Diwaspadai

5. Faktor usia

Melansir Mayo Clinic, karena unsur kimia tubuh manusia akan berubah seiring bertambahnya usia, risiko kolesterol tinggi Anda meningkat saat menjadi lansia.

Misalnya, seiring bertambahnya usia, hati Anda menjadi kurang mampu menghilangkan kolesterol LDL.

6. Faktor stres

Melansir WebMD, banyak orang mungkin pernah mengalami stres dari waktu ke waktu, baik akibat faktor pekerjaan, masalah keuangan, masalah keluarga, atau menghadapi perubahan besar dalam hidup, seperti pindah rumah.

Saat Anda merasa tegang, tubuh Anda akan melepaskan adrenalin dan kortisol, hormon yang meningkatkan detak jantung, mengasah otak, dan membantu Anda mengatasi masalah.

Sedikit stres bisa jadi baik untuk Anda dengan membantu Anda fokus pada tantangan dalam hidup Anda dan bekerja lebih keras untuk mengatasinya.

Baca juga: Bagaimana Serangan Panik Bisa Menyebabkan Sesak Napas?

Tapi, stres konstan atau yang terjadi secara terus-menerus adalah cerita lain.

Jika terus-menerus dan berlangsung lama, hormon stres Anda tetap pada tingkat tinggi dan memberikan tekanan berbahaya pada jantung dan bagian lain dari tubuh Anda.

Tingkat kortisol yang tinggi dari stres kronis atau jangka panjang dapat menyebabkan kolesterol darah tinggi, bersama dengan risiko penyakit jantung lainnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Gejala Asam Urat yang Perlu Diwaspadai

6 Gejala Asam Urat yang Perlu Diwaspadai

Health
Penis Bengkak

Penis Bengkak

Penyakit
Mengapa Penderita Diabetes Bisa Mengelamai Penglihatan Kabur?

Mengapa Penderita Diabetes Bisa Mengelamai Penglihatan Kabur?

Health
Fibroadenoma

Fibroadenoma

Penyakit
Mengapa Penderita Diabetes Rawan Terkena Gangren?

Mengapa Penderita Diabetes Rawan Terkena Gangren?

Health
Iritabilitas

Iritabilitas

Penyakit
11 Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai

11 Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai

Health
Infeksi Saluran Kemih

Infeksi Saluran Kemih

Penyakit
2 Cara Keliru dalam Membersihkan Telinga

2 Cara Keliru dalam Membersihkan Telinga

Health
Bulimia Nervosa

Bulimia Nervosa

Penyakit
3 Cara Aman Membersihkan Telinga

3 Cara Aman Membersihkan Telinga

Health
Aneurisma Aorta

Aneurisma Aorta

Penyakit
Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Health
Bisinosis

Bisinosis

Penyakit
Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.