Kompas.com - 02/08/2021, 13:31 WIB

KOMPAS.com - Refluks asam lambung terjadi ketika isi lambung naik ke kerongkongan.

Kondisi ini terjadi ketika sfingter esofagus bagian bawah (LES) rileks dan memungkinkan asam lambung masuk ke kerongkongan.

Melansir dari Healthline, dokter mungkin mendiagnosis seseorang menderita gastroesophageal (GERD) jika refluks asam terjadi lebih dari dua kali seminggu.

Baca juga: Panduan Berhubungan Seks untuk Penderita GERD

Beberapa faktor yang berhubungan dengan makanan dapat menyebabkan refluks asam, seperti:

  • posisi tubuh setelah makan
  • jumlah makanan yang dimakan selama satu kali makan
  • jenis makanan yang dimakan

Anda dapat mengelola masing-masing faktor ini dengan memodifikasi cara dan apa yang dimakan.

Mengubah posisi tubuh Anda menjadi postur tegak setelah makan dan makan dalam porsi kecil dapat membantu mencegah refluks.

Di samping itu, ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari penderita GERD, berikut daftar lengkapnya.

1. Makanan tinggi lemak

Makanan berlemak umumnya menurunkan tekanan pada LES Anda dan menunda pengosongan perut.

Ini dapat meningkatkan risiko munculnya gejala refluks.

Untuk membantu mencegah refluks, kurangi asupan lemak total Anda.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.