Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/08/2021, 14:00 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Pada suatu siang di pertengahan Juni 2021, Novita Puji Rejeki 28, panik ketika putrinya yang baru berusia 10 bulan, Rania, menunjukkan ruam merah di kulit setelah demam tiga hari.

Dia pun ingin sesegera mungkin mengonsultasikan kejadian itu ke dokter. Tapi di sisi lain, Novita khawatir dengan risiko penularan virus corona ketika harus datang ke fasilitas kesehatan (faskes).

Beruntung, dia ingat di dalam aplikasi Mobile JKN dari BPJS Kesehatan tersedia juga layanan pendaftaran antrean online untuk berobat di faskes tingkat pertama (FKTP). Dia sebelumnya menginstal aplikasi tersebut untuk pindah FKTP.

Tanpa pikir panjang, ibu rumah tangga asal Desa Gaum, Tasikmadu, Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng) itu lantas memanfaatkan fitur "Pendaftaran Pelayanan" dengan harapan tak perlu lagi berlama-lama di FKTP sampai dapat giliran bertemu dokter.

Benar saja, kurang lebih hanya berselang 3 menit dari setibanya di klinik praktir pribadi dr. Purwono, Novita langsung dipanggil oleh petugas pendaftaran. Setelah itu, dia pun mendapat giliran masuk ke ruang periksa.

Novita saat itu sampai di klinik pada sekitar pukul 16.45 WIB. Dia datang pada jam yang telah disesuaikan dengan estimasi waktu tunggu yang diberitahukan dalam aplikasi.

Meski datang belakangan di klinik, Novita pada akhirnya dapat dilayani “lebih dulu” oleh petugas daripada tiga pengunjung lain karena sudah punya nomor antrean dari Mobile JKN.

Dia merasa sistem antrean online ini bermanfaat untuk memangkas waktu tunggu di faskes.

Menurut dia, hal itu sangat bermakna bagi para peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), terutama di tengah situasi pandemi Covid-19 untuk mengurangai risiko penularan virus corona.

Baca juga: Saat Ketua RT/RW di Solo Keroyokan Ajak Warga Daftar JKN-KIS

Novita adalah peserta JKN-KIS segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) sebagai tanggungan suaminya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+