Kompas.com - 07/09/2021, 11:03 WIB
Ilustrasi pemeriksaan gula darah, pasien diabetes. Penyakit diabetes dapat memicu berbagai penyakit lain, salah satunya penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung. Ilustrasi pemeriksaan gula darah, pasien diabetes. Penyakit diabetes dapat memicu berbagai penyakit lain, salah satunya penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung.

KOMPAS.com – Gula darah tinggi atau hiperglikemia terjadi ketika ada terlalu banyak gula (glukosa) dalam darah.

Ini adalah sesuatu yang harus diwaspadai baik Anda menderita diabetes ataupun tidak.

Jika gula darah Anda terlalu tinggi untuk waktu yang lama, kondisi itu dapat menyebabkan masalah kesehatan serius.

Baca juga: Berapa Kadar Gula Darah Normal dalam Tubuh?

Dilansir dari Cleveland Clinic, secara umum seseorang bisa dianggap memiliki kadar gula darah tinggi jika:

  • Memiliki gula darah puasa (tidak makan setidaknya selama 8 jam) sebesar 125 mg/dL atau lebih tinggi
  • Memiliki gula darah satu sampai dua jam setelah makan sebesar 180 mg/dL atau lebih tinggi
  • Memiliki Hemoglobin A1C (HbA1C) sebesar 6,5 atau lebih besar

Dokter dapat membantu Anda untuk memastikan kadar gula darah Anda.

Dokter juga bisa memberi tahu Anda berapa kisaran kadar gula darah yang seharusnya Anda miliki dan apa yang harus dilakukan jika tidak sesuai harapan.

Jika Anda telah didiagnosis menderita diabetes, Anda mungkin perlu memeriksa gula darah secara rutin untuk mengetahui apakah itu terlalu tinggi, terlalu rendah, atau memenuhi tujuan Anda.

Baca juga: Berapa Kadar Gula Darah Normal pada Lansia?

Penyakit yang bisa terjadi akibat gula darah tinggi

Kadar gula darah tinggi bisa memengaruhi Anda dari ujung kepala hingga ujung kaki.

Melansir WebMD, jika Anda menderita hiperglikemia dan tidak diobati untuk jangka waktu yang lama, Anda dapat merusak saraf, pembuluh darah, jaringan, dan organ dalam Anda.

Kerusakan pembuluh darah sendiri bisa meningkatkan risiko Anda terkena serangan jantung dan stroke.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Bumbu Dapur yang Bisa Bantu Berat Badan, Apa Saja?

8 Bumbu Dapur yang Bisa Bantu Berat Badan, Apa Saja?

Health
Pankreatitis Kronis

Pankreatitis Kronis

Penyakit
13 Gejala Pneumonia pada Anak yang Perlu Diwaspadai

13 Gejala Pneumonia pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Health
Koarktasio Aorta

Koarktasio Aorta

Penyakit
Cara Mengatasi Iritasi saat Mencukur Bulu Tubuh

Cara Mengatasi Iritasi saat Mencukur Bulu Tubuh

Health
Karsinoma Sel Basal

Karsinoma Sel Basal

Penyakit
Anoreksia vs Bulimia, Apa Perbedaan Gejalanya?

Anoreksia vs Bulimia, Apa Perbedaan Gejalanya?

Health
BKKBN Siapkan 'Tim Pendamping Warga' untuk Kejar Target Stunting Nasional

BKKBN Siapkan "Tim Pendamping Warga" untuk Kejar Target Stunting Nasional

Health
Mengenal Gejala dan Penyebab Stroke Tulang Belakang

Mengenal Gejala dan Penyebab Stroke Tulang Belakang

Health
8 Gejala Tumor Otak

8 Gejala Tumor Otak

Health
Kapan Waktu Tidur yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Jantung?

Kapan Waktu Tidur yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Jantung?

Health
Apa yang Terjadi Ketika Jantung Berhenti Mendadak?

Apa yang Terjadi Ketika Jantung Berhenti Mendadak?

Health
3 Fase DBD (Demam Berdarah) dari Demam sampai Sembuh

3 Fase DBD (Demam Berdarah) dari Demam sampai Sembuh

Health
8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

8 Cara Menghilangkan Memar secara Alami

Health
Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Perut Sering Lapar Bisa Jadi Tanda Apa Saja?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.