Kompas.com - 08/09/2021, 08:01 WIB
Ilustrasi kaki bengkak, kaki bengkak habis melahirkan Shutterstock/JOKE_PHATRAPONGIlustrasi kaki bengkak, kaki bengkak habis melahirkan

KOMPAS.com - Kaki bengkak adalah salah satu masalah kesehatan yang jamak dihadapi wanita yang habis melahirkan.

Tak hanya bagian kaki, terkadang ibu melahirkan juga mengalami bengkak di bagian wajah dan tangan.

Kaki bengkak habis melahirkan biasanya baru sembuh setelah satu atau dua minggu pasca-persalinan.

Baca juga: 7 Penyebab Kaki Bengkak Terkait Gejala Penyakit Apa Saja

Tapi, kondisi ini bisa berkepanjangan apabila wanita selama hamil mengalami preeklamsia.

Sebelum menyimak cara mengatasi kaki bengkak habis melahirkan, kenali dulu beberapa penyebabnya.

Penyebab kaki bengkak habis melahirkan

Melansir What to Expect, ada beberapa penyebab kaki bengkak habis melahirkan, antara lain:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Sisa-sisa cairan yang menumpuk selama kehamilan
  • Penumpukan sisa cairan tambahan yang diberikan saat operasi caesar
  • Mengejan selama persalinan, dorongan yang kuat ini bisa membuat cairan kehamilan berpindah ke kaki atau bagian tubuh lain
  • Tubuh yang jarang digerakkan, terutama saat ibu melahirkan dengan operasi caesar
  • Efek peningkat hormon progesteron selama kehamilan dan habis melahirkan

Beberapa hal di atas berkontribusi jadi penyebab kaki bengkak habis melahirkan.

Baca juga: Kenali Ciri-ciri Kaki Bengkak Karena Jantung Bermasalah

Cara mengatasi kaki bengkak habis melahirkan

Kaki bengkak habis melahirkan umumnya kondisi yang normal dan bisa sembuh sendiri seiring berjalannya waktu.

Tapi, ada beberapa cara membantu mengurangi kaki bengkak yang bisa dijajal ibu melahirkan. Melansir WebMD, berikut beberapa di antaranya:

  • Makan makanan tinggi kalium seperti pisang, kentang, alpukat, dan bayam
  • Kurangi atau hindari asupan berkafein seperti kopi, teh, cokelat, atau soda
  • Angkak kaki ke atas atau sandarkan kaki ke tembok untuk memperlancar peredaran darah di kaki
  • Gunakan alas kaki yang nyaman setiap beraktivitas
  • Kenakan stoking kompresi
  • Minum banyak air putih
  • Hindari konsumsi garam dan natrium berlebihan karena bisa menyebabkan kaki bengkak lebih parah
  • Upayakan untuk jalan kaki ringan setiap hari agar peredaran darah lebih lancar
  • Hindari mengenakan pakaian ketat, pilih pakaian yang longgar
  • Perbaiki peredaran darah dengan pijat pascamelahirkan untuk relaksasi dan memperlancar peredaran darah.

Coba beberapa cara mengatasi kaki bengkak habis melahirkan di atas. Masalah kesehatan ini umumnya tidak berbahaya.

Baca juga: Ambeien Setelah Melahirkan, Apakah Bisa Sembuh Sendiri?

Kapan perlu waspada?

Anda perlu waspada jika kaki bengkak habis melahirkan disertai sakit kepala parah, pusing, pandangan kabur, bagian tubuh yang bengkak terasa sangat sakit, atau sesak napas.

Kondisi tersebut bisa jadi tanda ada pembekuan darah yang berbahaya di jantung atau paru-paru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Health
Kutil

Kutil

Penyakit
7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Amnesia

Amnesia

Penyakit
9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Health
Hepatitis D

Hepatitis D

Penyakit
16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

Health
Keseleo

Keseleo

Penyakit
6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

Health
11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

Health
12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

Health
Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Health
Infeksi Payudara

Infeksi Payudara

Penyakit
Gejalanya Mirip, Ini Beda Gangguan Kepribadian Ambang dan Bipolar

Gejalanya Mirip, Ini Beda Gangguan Kepribadian Ambang dan Bipolar

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.