Kompas.com - 21/09/2021, 13:01 WIB

Gas ini termasuk radioaktif yang tidak berwarna, tidak berbau, dan secara alami bisa ditemui di sejumlah wilayah.

Gas ini bisa muncul melalui tanah atau celah kecil di antaranya tanah atau bebatuan. Untuk mendeteksi gas ini, Anda disarankan melakukan tes uji radon secara berkala di rumah.

  • Asbes

Asbes adalah zat yang bisa menyebabkan kanker paru-paru apabila terhirup terus-menerus.

Asbes biasanya digunakan sebagai material bahan bangunan, ditemukan di mobil, dan beberapa produk lainnya.

Saat terhirup, asbes akan terurai menjadi serat kecil yang bisa tersangkut, menumpuk, dan lama-kelamaan merusak paru-paru.

Baca juga: 5 Penyebab Kanker Paru-paru, Tak Hanya Rokok

  • Polusi udara

Polusi udara mengandung asam, bahan kimia, dan logam berbahaya. Ukuran partikel polusi udara ini lebih kecil dari pasir.

Saat terhirup, partikel polusi udara bisa bersarang di paru-paru dan memicu kanker.

  • Bahan kimia berbahaya

Bahan kimia berbahaya seperti uranium, arsenik, kadmium, kromium, nikel, sampai produk minyak bumi juga bisa memicu kanker paru-paru.

Apabila Anda beraktivitas di tempat yang rentan paparan bahan kimia tersebut, pastikan Anda menggunakan masker atau alat pelindung diri lainnya sesuai standar kesehatan dan keselamatan.

  • Faktor keturunan

Kanker paru-paru juga dapat disebabkan perubahan gen atau mutasi DNA terkait faktor keturunan.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.