Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 29/09/2021, 09:00 WIB
Galih Pangestu Jati

Penulis

KOMPAS.comEksim (dermatitis atopik) adalah kondisi peradangan kulit yang mempengaruhi sekitar 10 persen orang di seluruh dunia.

Kondisi ini berkembang sebagai akibat dari reaksi sistem kekebalan terhadap berbagai zat, mulai dari alergen (zat yang menyebabkan reaksi alergi) hingga bahan kimia.

Melansir dari Healthline, eksim menciptakan ruam dengan gejala berikut:

  • merah
  • gatal
  • bersisik
  • kering
  • retak
  • sakit atau menyakitkan

Bagi sebagian orang, eksim dianggap sebagai kondisi kronis (seumur hidup) dengan kekambuhan yang membutuhkan waktu beberapa minggu untuk mereda dengan pengobatan.

Baca juga: Makanan yang Harus Dihindari Penderita Eksim

 

Banyak orang, terutama anak-anak, dapat mengharapkan gejalanya mereda seiring bertambahnya usia.

Meskipun tidak akan selalu mengalami ruam eksim tertentu selamanya, Anda mungkin berisiko untuk kambuh setiap kali Anda menemukan pemicu eksim Anda.

Apakah eksim hilang?

Tidak ada obat yang diketahui untuk eksim dan ruam tidak akan hilang begitu saja jika tidak ditangani.

Bagi kebanyakan orang, eksim adalah kondisi kronis yang membutuhkan penghindaran pemicu yang hati-hati untuk membantu mencegah kekambuhan.

Usia juga dianggap berperan: Sekitar 60 persen orang yang menderita eksim mengembangkannya saat bayi.

Jika memiliki potensi eksim, Anda mungkin mengalami gejala yang lebih baik seiring bertambahnya usia.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com