Kompas.com - 01/10/2021, 18:00 WIB

Sementara itu, kelompok lain membuat penyesuaian diet yang dipersonalisasi.

Setelah membandingkan hasil dari kedua kelompok tersebut, penulis menyimpulkan bahwa "Dua belas minggu Iyengar yoga menghasilkan perbaikan yang bermakna secara klinis dalam tekanan darah sistolik 24 jam dan tekanan darah diastolik."

Baca juga: Panduan Diet Hipertensi untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Istilah sistolik mengacu pada tekanan darah di pembuluh darah saat jantung berdetak.

Sementara itu, diastolik mengacu pada tekanan di antara ketukan.

Jika seseorang memiliki pembacaan tekanan darah, misalnya, 120/80 milimeter air raksa (mm Hg), tekanan sistolik adalah angka pertama, dan tekanan diastolik adalah angka kedua.

Penting untuk dicatat bahwa penelitian di atas hanya melibatkan 57 peserta. Oleh karena itu memerlukan penelitian lebih lanjut untuk mengonfirmasi temuan tersebut.

Yoga dan gaya hidup sehat

Pada tahun 2016, peneliti menerbitkan hasil dari Modifikasi Gaya Hidup dan Studi Tekanan Darah (LIMBS).

Ini adalah salah satu dari sedikit uji coba terkontrol secara acak untuk menyelidiki apakah yoga dapat mengurangi tekanan darah tinggi.

Secara khusus, penelitian ini membandingkan efek dari berlatih yoga Hatha selama 12 minggu dengan pendekatan yang lebih standar.

Peneliti secara acak membagi peserta ke dalam kelompok berikut:

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.