Kompas.com - 14/10/2021, 20:01 WIB
Ilustrasi karantina Covid-19, karantina dari luar negeri Shutterstock/Liudmyla GuniavaiaIlustrasi karantina Covid-19, karantina dari luar negeri

KOMPAS.com - Karantina adalah salah satu protokol kesehatan yang wajib dijalankan setiap pelaku perjalanan dari luar negeri (internasional) ketika masuk ke Indonesia.

Menurut Satgas Penanganan Covid-19, setiap pelaku perjalanan perlu melakukan karantina selama lima hari.

Aturan yang berlaku mulai Kamis (14/10/2021) tersebut tertuang lewat lewat Surat Edaran No. 20 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Covid-19.

Baca juga: Perbedaan Swab Antigen dan PCR dalam Tes Covid-19

"Tujuan aturan ini untuk melakukan pemantauan, pengendalian, dan evaluasi dalam rangka mencegah terjadinya peningkatan penularan Covid-19,” ujar Letjen TNI Ganip Warsito, Kasatgas Penanganan Covid-19 di Jakarta, melansir laman resmi Satgas Covid-19, Kamis (14/10/2021).

Sebelum ada regulasi ini, pemerintah menetapkan pelaku perjalanan dari luar negeri yang masuk ke Indonesia wajib menjalani karantina selama delapan hari.

Apabila pelaku perjalanan internasional datang dari negara dengan kasus positif Covid-19 tinggi, maka karantina wajib dilakukan selama 14 hari.

Baca juga: 8 Penyakit Bawaan atau Komorbid Covid-19 yang Perlu Diwaspadai

Apa pentingnya karantina setelah perjalanan dari luar negeri?

Sebelum melakukan perjalanan dengan transportasi umum, setiap orang biasanya sudah menjalani tes Covid-19.

Kendati hasil tes sebelum perjalanan menunjukkan hasil negatif Covid-19, namun seseorang kemungkinan bisa terpapar virus corona SARS-CoV-2 selama di perjalanan.

Saat terpapar virus corona, bisa jadi pelaku perjalanan merasa sehat dan tidak merasakan gejala Covid-19, tapi tetap bisa menularkan virus ke orang lain.

Untuk meminimalkan risiko penularan Covid-19, setiap pelaku perjalanan perlu melakukan karantina di lokasi yang sudah ditentukan, sesuai anjuran otoritas kesehatan setempat.

Selain menjalankan karantina selama lima hari, pelaku perjalanan dari luar negeri juga perlu menjalankan protokol kesehatan yang sudah ditentukan.

Baca juga: Suntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua Terlambat, Ini yang Harus Dilakukan

Protokol kesehatan pelaku perjalanan dari luar negeri untuk WNI dan WNA

Terdapat beberapa protokol kesehatan pelaku perjalanan dari luar negeri yang perlu diketahui, yakni:

  • Tes RT-PCR negatif Covid-19

Setiap pelaku perjalanan wajib menunjukkan bukti tes RT-PCR dengan hasil negatif Covid-19. Tes dilakukan di negara asal perjalanan maksimal 3X24 jam sebelum keberangkatan.

  • Vaksin Covid-19 dosis lengkap

Setiap pelaku perjalanan perlu menyertakan bukti vaksinasi Covid-19 dosis lengkap (berupa fisik atau digital), minimal 14 hari sebelum keberangkatan. Tidak ada batasan merek vaksin yang digunakan.

Warga negara Indonesia (WNI) yang belum divaksinasi Covid-19 dapat masuk ke Indonesia, tapi harus mengikuti program vaksinasi Covid-19 setelah hasil tes evaluasi PCR di tempat karantina menunjukkan hasil negatif Covid-19.

Pengecualian syarat vaksin Covid-19 dosis lengkap bagi warga negara asing (WNA) pemegang visa diplomatik dan visa dinas terkait dengan kunjungan resmi atau kenegaraan pejabat asing setingkat menteri ke atas.

Pengecualian tersebut juga berlaku untuk WNA yang masuk ke Indonesia dengan skema Travel Corridor Arrangement, sesuai prinsip resiprositas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

WNA dengan kondisi kesehatan khusus, atau memiliki penyakit komorbid yang belum bisa menerima vaksin Covid-19, wajib menyertakan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah negara keberangkatan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

Sejumlah WNA belum mendapat vaksin Covid-19 di luar negeri akan divaksinasi di tempat karantina setibanya di Indonesia setelah dilakukan pemeriksaan RT-PCR kedua dengan hasil negatif Covid-19. Syarat ini berlaku untuk WNA berusia 12-17 tahun, pemegang izin tinggal diplomatik dan dinas, atau pemegang kartu izin tinggal terbatas dan kartu izin tinggal tetap.

Baca juga: 10 Syarat Ibu Hamil Boleh Menerima Vaksin Covid-19

  • Tes evaluasi Covid-19 selama karantina

Selama menjalani karantina, pelaku perjalanan wajib menjalani dua kali tes PCR, yakni saat kedatangan (1X24 jam) dan di akhir karantina (5X24 jam) setelah tiba dari luar negeri.

  • Aturan tambahan untuk WNA

Untuk WNA yang masuk ke Indonesia dengan tujuan wisata, wajib melampirkan Visa Kunjungan Singkat atau izin masuk lainnya, bukti kepemilikan asuransi senilai 100.000 dollar AS yang menanggung pembiayaan untuk Covid-19, serta bukti booking tempat akomodasi selama menetap di Indonesia.

Baca juga: Ibu Menyusui Jangan Ragu Vaksin Covid-19, Kenali Manfaatnya...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Health
Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

Health
Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Health
4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Health
Mengapa Manusia Butuh Protein?

Mengapa Manusia Butuh Protein?

Health
Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
Peripheral Artery Disease (PAD)

Peripheral Artery Disease (PAD)

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.