Kompas.com - 19/10/2021, 17:05 WIB

KOMPAS.com - Kolesterol adalah sejenis lipid atau lemak yang beredar dalam darah.

Kolesterol diproduksi di organ hati dan bisa juga diperoleh dari asupan makanan.

Di dalam tubuh, ada dua jenis lipoprotein yang membawa kolesterol melalui aliran darah.

Baca juga: Berapa Kadar Kolesterol Normal dalam Darah?

Ini adalah:

  • High-density lipoprotein (HDL)
  • Low-density lipoprotein (LDL)

Dilansir dari WebMD, HDL memiliki fungsi menyerap kolesterol dan membawanya kembali ke organ hati untuk dikeluarkan dari tubuh.

Sedangkan LDL berfungi membawa kolesterol dari organ hati ke sel-sel tubuh dan membantu mempertahankan struktur sel.

Setiap orang sebenarnya memiliki sejumlah LDL dalam tubuh masing-masing.

Tapi jika kadar LDL sampai meningkat melebihi batas normal, hal itu memang bisa menimbulkan sejumlah masalah kesehatan.

Maka dari itu, LDL sering juga disebut kolesterol jahat karena bisa membawa pengaruh buruk bagi kesehatan jika kadarnya terlalu tinggi.

Alasan LDL tidak boleh tinggi

Melansir Verywell Health, ketika ada kelebihan LDL, kolesterol bisa mengendap pada dinding pembuluh darah arteri dan membentuk plak atau terjadi proses yang disebut sebagai ateroksklerosis.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.