Kompas.com - 18/10/2021, 18:01 WIB

KOMPAS.com - Setiap wanita yang menstruasi bakal mengalami menopause atau mati haid ketika waktunya tiba.

Terkadang, menopause datang terlalu awal sebelum masa subur berlalu. Kondisi ini dikenal dengan menopause dini.

Untuk memahami kondisi ini, simak penjelasan lebih lanjut tentang menopause dini, ciri-ciri, sampai penyebabnya.

Baca juga: Kenali Ciri-Ciri Menopause Dini dan Penyebabnya

Menopuase dini terjadi pada usia berapa?

Melansir Women’sHealth, menopause dikatakan dini atau prematur apabila terjadi sebelum usia 40 tahun.

Kebanyakan wanita mengalami menopause saat usianya antara 45 tahun sampai 55 tahun.

Jika wanita tidak menstruasi selama 12 bulan berturut-turut saat usianya belum genap 40 tahun, ada baiknya segera berkonsultasi ke dokter.

Ciri-ciri menopause dini

Sebelum menopause dini, wanita biasanya mengalami beberapa gejala khas beberapa waktu sebelumnya.

Dilansir dari Cleveland Clinic, ciri-ciri menopause dini, antara lain:

  • Siklus haid tidak teratur beberapa tahun sebelum haid berhenti total
  • Badan tiba-tiba terasa panas
  • Kerap berkeringat, terutama di malam hari
  • Vagina kering atau tidak nyaman saat berhubungan seks
  • Sering kencing
  • Susah tidur
  • Jadi lebih sensitif, suasana hati gampang berubah, kerap sedih
  • Kulit jadi lebih kering, mata kering, mulut kering
  • Payudara lebih lembek
  • Detak jantung cepat
  • Sakit kepala
  • Sering nyeri otot dan sendi
  • Gairah seks menurun
  • Susah konsentrasi, jadi gampang lupa
  • Berat badan bertambah
  • Rambut jadi rontok

Jika wanita mengalami ciri-ciri menopause dini sebelum usianya di bawah 40 tahun, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter.

Baca juga: 17 Gejala Menopause Dini, Wanita Perlu Tahu

Deteksi menopause dini

Dokter dapat mendeteksi menopause dini dengan melakukan pemeriksaan kesehatan dan tes. Tes ini meliputi:

  • Menanyakan riwayat keteraturan haid selama beberapa waktu terakhir
  • Menanyakan ada tidaknya saudara, ibu, atau nenek yang mengalami menopause dini
  • Menguji kadar hormon estrogen dan gonadotropin
  • Memeriksa masalah kesehatan lain yang jadi penyebab menopause dini

Wanita yang mengalami menopause dini lebih rentan terkena osteoporosis dan penyakit jantung.

Untuk meminimalkan efek menopause dini, wanita yang mengalami ciri-ciri masalah kesehatan ini biasanya dianjurkan menjalani terapi hormon sampai usia menopausenya ideal.

Baca juga: 7 Cara Mencegah Menopause Dini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.