Kompas.com - 19/10/2021, 13:01 WIB

KOMPAS.com - Menopause dini adalah kondisi saat wanita mati haid atau berhenti mengalami menstruasi ketika usianya di bawah 40 tahun.

Menopause biasanya terjadi saat wanita berusia antara 45 tahun sampai 55 tahun, kebanyakan wanita menopause di usia 51 tahun.

Menopause dini dapat terjadi secara spontan, atau muncul karena masalah kesehatan tertentu.

Kenali penyebab menopause dini pada wanita dan beberapa mitos yang memicu kondisi ini.

Baca juga: Menopause Dini pada Wanita Terjadi Pada Usia Berapa?

Penyebab menopause dini

Melansir Women’s Health, ada beberapa penyebab menopause dini atau prematur, antara lain:

  • Faktor keturunan, wanita yang punya orangtua atau saudari mengalami menopause dini lebih rentan mengalami kondisi ini
  • Kebiasaan merokok
  • Efek samping kemoterapi atau terapi radiasi panggul untuk perawatan kanker
  • Operasi pengangkatan indung telur, operasi ini menyebabkan kadar hormon seks menurun secara signifikan
  • Operasi pengangkatan rahim, terkadang wanita jadi menopause beberapa tahun lebih cepat ketimbang kebanyakan wanita lainnya
  • Penyakit autoimun seperti penyakit tiroid atau rheumatoid arthritis
  • Penyakit HIV/AIDS yang tidak terkontrol
  • Gangguan kromosom bawaan lahir, seperti pada pengidap sindrom turner
  • Sindrom kelelahan kronis
  • Penyebab tidak jelas, kebanyakan menopause dini terjadi tanpa sebab jelas

Baca juga: 7 Cara Mencegah Menopause Dini

Mitos penyebab menopause dini

Dilansir dari Australian Menopause Society, ada beberapa mitos penyebab menopause dini. Antara lain, menopause disebabkan oleh:

  • Efek minum pil KB
  • Imbas obat kesuburan
  • Efek samping terapi hormon

Namun, perlu diketahui bahwa mitos penyebab menopause dini di atas tidak benar. Hingga kini, tidak ada bukti ilmiah sahih yang membuktikan argumen tersebut.

Baca juga: 6 Penyebab Vagina Kering, Tak Selalu Terkait Menopause

Apakah menopause dini bisa disembuhkan?

Menopause dini tidak dapat disembuhkan. Tapi, untuk meminimalkan efek menopause dini, wanita yang mengalami mati haid sebelum usia 40 tahun biasanya dianjurkan menjalani terapi hormon sampai usia menopausenya ideal.

Jika Anda mengalami menopause dini atau sudah tidak haid selama setahun sebelum usia 40 tahun, ada baiknya segera berkonsultasi ke dokter.

Dokter dapat mendeteksi menopause dini dengan melakukan pemeriksaan kesehatan dan tes. Tes ini meliputi:

  • Menanyakan riwayat keteraturan haid selama beberapa waktu terakhir
  • Menanyakan ada tidaknya saudara, ibu, atau nenek yang mengalami menopause dini
  • Menguji kadar hormon estrogen dan gonadotropin
  • Memeriksa masalah kesehatan lain yang kemungkinan jadi penyebab menopause dini

Wanita yang mengalami menopause dini lebih rentan terkena osteoporosis dan penyakit jantung.

Baca juga: 6 Efek Menopause pada Tubuh Wanita

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Flu Tulang
Flu Tulang
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.