Kompas.com - 28/10/2021, 19:04 WIB

Di samping itu, gejala kanker sinus kerap menyerupai gejala masalah kesehatan lain yang cenderung lebih ringan, sepertiselesma, influenza, alergi, ataupun sinusitis (radang sinus) sehingga rentan dibaikan.

Berikut ini adalah beberapa kondisi yang bisa jadi gejala kanker sinus untuk diwaspadai:

  1. Hidung tersumbat yang tidak kunjung membaik atau bahkan memburuk
  2. Mati rasa atau rasa nyeri di pipi bagian atas (bisa juga di atas atau di bawah mata)
  3. Penyumbatan di salah satu sisi hidung
  4. Sering mimisan
  5. Lendir mengalir dari hidung
  6. Postnasal drip (lendir mengalir ke bagian belakang hidung dan tenggorokan)
  7. Kemampuan penciuman turun
  8. Melonggarnya atau mati rasa pada gigi
  9. Perubahan kemampuan penglihatan
  10. Nyeri atau tekanan di salah satu telinga
  11. Gangguan pendengaran
  12. Sakit kepala
  13. Kesulitan membuka mulut
  14. Pembesaran kelenjar getah bening di leher (terlihat atau terasa sebagai benjolan di bawah kulit)
  15. Mata melotot (menonjol keluar)
  16. Mata terus-menerus berair
  17. Ditemukan benjolan atau massa yang menetap di wajah, langit-langit mulut (bagian atas mulut), atau di dalam hidung

Siapa saja yang mengalami gejala di atas dan tak kunjung membaik atau menetap sangat dianjurkan untuk dapat segera berkonsultasi dengan dokter.

Baca juga: 25 Penyebab Hidung Tersumbat dan Cara Mengatasinya

Terutama bagi mereka yang punya kebiasaan merokok, mengonsumsi alkoho, atau bekerja dengan bahan kimis industri karena berisiko lebih tinggi terkena kanker sinus.

Selain itu, perhatikan juga tanda-tanda peringatan tambahan berikut:

  • Muncul gejala baru atau gejala yang semakin parah
  • Muncul tanda-tanda infeksi, seperti demam
  • Kehilangan indera perasa atau penciuman

Dokter bisa membantu memastikan penyebab keluhan yang dialami dan memberikan saran pengobatan terbaik.

Untuk diketahui, gejala kanker sinus biasanya terjadi hanya pada satu sisi wajah.

Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa 60 -70 persen dari jenis tumor ini terjadi di sinus maksilaris di pipi, 20 -30 persen di rongga hidung, dan 10 -15 persen di sinus etmoid di kedua sisi hidung.

Baca juga: Memahami Hubungan Salesma dan Diare

Cara mendiagnosis kanker sinus

Dokter biasanya memulai diagnosis kanker sinus dengan bertanya kepada pasien tentang riwayat kesehatan, masalah apa pun yang dialami, dan kemungkinan faktor risiko seperti di mana pasien bekerja.

Dokter kemudian akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mencari tanda-tanda kanker sinus di rongga paranasal dan hidung, serta memeriksa masalah kesehatan lain yang mungkin menjelaskan gejala pasien.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.