Kompas.com - 05/11/2021, 07:00 WIB

KOMPAS.com Gangguan delusi adalah penyakit mental yang menyebabkan seseorang memiliki pikiran delusi untuk waktu yang lama.

Seseorang dengan gangguan delusi akan memiliki pikiran delusi yang tidak sepenuhnya aneh atau tidak realistis.

Mereka biasanya didasarkan pada sesuatu yang mungkin terjadi pada orang tersebut di kehidupan nyata, seperti seseorang yang mengikuti atau menipu mereka.

Melansir dari Medical News Today, seseorang dengan gangguan delusi biasanya tidak akan menunjukkan perilaku aneh yang terang-terangan dan delusi mereka sering tidak mempengaruhi kemampuan mereka untuk berfungsi.

Baca juga: Bahaya Buat Kesehatan Mental, Kenali 7 Tanda Toxic Parent

Gangguan delusi adalah kondisi langka, dengan perkiraan menunjukkan bahwa kemungkinan seseorang mengembangkannya selama hidup mereka sebesar 0,05–0,1 persen.

Kondisi ini bisa dialami oleh semua jenis kelamin.

Selain itu, delusi memiliki onset umum yang lebih lambat daripada skizofrenia, yang dengannya ia memiliki beberapa karakteristik.

Gejala gangguan delusi

Seseorang dengan gangguan delusi akan memiliki pikiran ilusi yang bertentangan dengan bukti yang tersedia.

Delusi mereka biasanya tidak terlalu aneh dan mungkin saja terjadi.

Namun, sering kali ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa pemikiran ini tidak didasarkan pada kenyataan.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.