Kompas.com - 09/12/2021, 11:00 WIB

Dialisis atau cuci darah mencegah produk limbah dalam darah mencapai tingkat berbahaya.

Itu juga dapat menghilangkan racun atau obat-obatan dari darah dalam keadaan darurat.

Jenis cuci darah

Hemodialisis intermiten

Cuci darah jenis ini dilakukan dengan cara mengedarkan darah ke luar tubuh.

Darah akan melewati mesin dengan filter khusus.

Kemudian, darah keluar dari pasien melalui tabung fleksibel yang dikenal sebagai kateter. Tabung dimasukkan ke dalam vena.

Seperti ginjal, filter membuang produk limbah dari darah.

Darah yang disaring kemudian kembali ke pasien melalui kateter lain. Sistemnya bekerja seperti ginjal buatan.

Mereka yang akan menjalani hemodialisis memerlukan pembedahan untuk memperbesar pembuluh darah, biasanya di lengan.

Pembesaran vena memungkinkan untuk memasukkan kateter.

Hemodialisis biasanya dilakukan maksimal tiga kali seminggu, selama 3 sampai 4 jam sehari, tergantung pada seberapa baik ginjal bekerja, dan berapa banyak berat cairan yang mereka peroleh di antara perawatan.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Gagal Ginjal
Gagal Ginjal
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.