Kompas.com - 18/12/2021, 08:00 WIB

Melansir dari Medical News Today, ada beberapa jenis anemia yang sering terjadi saat kehamilan, berikut ini penjelasan lengkapnya.

Anemia pernisiosa

Anemia pernisiosa adalah bentuk anemia yang terkait dengan defisiensi vitamin B12.

Sekitar 15–25 persen orang dewas yang kekurangan vitamin B12 memiliki anemia pernisiosa.

Kondisi ini merupakan penyakit autoimun ireversibel yang mempengaruhi selaput lendir lambung, yang disebut mukosa lambung.

Kondisi ini dapat menyebabkan atrofi lambung, penghancuran sel-sel di lapisan pelindung lambung.

Anemia pernisiosa juga dapat mencegah penyerapan vitamin B12, bahkan jika seseorang mengonsumsi vitamin dalam jumlah yang cukup.

Ini adalah penyebab paling umum dari kekurangan vitamin B12 di seluruh dunia.

Baca juga: 9 Gejala Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

Anemia defisiensi folat

Selama kehamilan, orang membutuhkan jumlah folat yang lebih tinggi, yang merupakan vitamin B yang larut dalam air, karena folat diperlukan untuk perkembangan janin.

Kekurangan folat dapat memengaruhi pertumbuhan normal dan pembelahan sel pada plasenta dan janin yang dapat menyebabkan kelainan kelahiran.

Jika seseorang tidak memiliki cukup folat sebelum dan selama kehamilan, bayinya mungkin bisa memiliki masalah parah dengan otak dan sumsum tulang belakang, yang disebut cacat tabung saraf.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.