Kompas.com - 11/01/2022, 14:00 WIB

KOMPAS.com - Stroke dikenal secara umum dialami oleh para orang tua, tetapi tahukah kamu bahwa penyakit ini juga bisa diderita oleh anak-anak?

Mengutip Better Health, anak-anak dan bayi baru lahir bisa saja mengalami stroke, seperti yang dialami oleh orang tua.

Stroke adalah gangguan aliran darah ke otak. Ketika aliran darah ke otak itu terganggu, sel-sel otak akan mati dan fungsinya juga ikut mati.

Namun, stroke pada anak memang relatif jarang terjadi.

Diperkirakan perbandingannya sekitar 2 dari setiap 100.000 anak di seluruh dunia setiap tahun.

Sebagian besar kasus stroke pada anak dialami oleh anak usia di bawah 2 tahun.

Baca juga: Gejala Awal Stroke pada Pria yang Harus Diwaspadai

Gejala pembekuan darah di otak tak hanya sakit kepala. Penderita juga bisa merasakan gangguan penglihatan sampai koordinasi tubuh.

Gejala stroke pada anak

Mengutip Better Health, gejala stroke pada bayi biasanya kejang.

Ketika gejala itu tidak ditangani, maka di kemudian hari bayi tersebut bisa mengalami kesulitan menggerakkan bagian tubuhnya.

Sehingga, stroke bisa mempengaruhi perkembangan si kecil.

Sementara, gejela stroke pada batita atau anak yang lebih besar bisa berupa:

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.