Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 14/01/2022, 14:00 WIB

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 masih belum berakhir dan berbagai varian baru dari virus Corona pun terus bermunculan.

Karena itu, pemerintah pun mulai menyediakan vaksin booster untuk meningkatkan perlindungan.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) juga menyarankan agar semua orang yang memenuhi syarat untuk mendapatkan suntikan booster.

Sebab, vaksin booster membantu meningkatkan efektivitas vaksin dan mengurangi kemungkinan Anda terinfeksi Covid-19.

Vaksin booster juga membantu Anda untuk terhindar dari gejala parah dan rawat inap ketika terpapar virus Corona.

Baca juga: Limfoma Hodgkin

Bagaimana cara kerja vaksin Booster?

Menurut pakar pengobatan darurat dari CareHive Health di Austin, Texas, Suneet Singh, vaksin berfungsi menciptakan respons kekebalan di dalam tubuh agar siap untuk melawan paparan penyakit berikutnya.

“Pada dasarnya, vaksin membantu melatih tubuh untuk melawan infeksi dan membantu mengembangkan respons kekebalan yang bertahan lama, " ucap Singh.

Akat tetapi, beberapa jenis vaksin memerlukan dosis tambahan, yang kita sebut dengan istilah vaksin booster.

Vaksin booster membantu meningkatkan kadar antibodi saat efektivitas vaksin yang telah diberikan berkurang.

"Efektivitas vaksin Covid-19 biasanya berkurang setelah lima hingga enam bulan. Karena itu, kita memerlukan vaksin booster untuk meningkatkan efektivtasnya," ungkap Singh.

“Dengan menerima booster vaksin Covid, kita bisa menerima kekebalan protektif terhadap varian Omicron," tambahnya.

Apakah vaksin booster ampuh tangkal varian Omicorn?

Menurut Singh, semua jenis vaksin Covid-10 telah terbukti memberikan perlindungan yang fektif terhadap berbagai varian virus Corona.

"Akan tetapi, tingkat antibodi yang diberikan vaksin akan menurun. Karena itu, kita perlu booster untuk mencegah infeksi lebih lanjut," tambah Singh.

Jika Anda telah menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap, Anda perlu mendapatkan vaksin booster untuk mendapatkan perlindugan Covid-19.

Baca juga: Limfoma Hodgkin

Bagaimanapun juga, efektivitas vaksin tersebut akan menurun. Dengan mendapatkan vaksin booster, Anda bisa terhindar dari gejala parah dan kemungkinan rawat inap jauh lebih kecil.

beberapa vaksin memerlukan dosis [tambahan], [atau booster], sejak pemberian awal.”

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+