Kompas.com - 18/01/2022, 16:00 WIB

KOMPAS.com - Manajemen diabetes adalah proses seumur hidup. Hal ini dapat menambah stres dalam kehidupan sehari-hari Anda.

Padahal, stres dapat menjadi penghalang utama untuk mengontrol glukosa secara efektif.

Hormon stres dalam tubuh dapat secara langsung mempengaruhi kadar glukosa.

Seain memicu berbagai penyakit kronis, stres berkepanjangan juga berpengaruh besar pada pengelolaan gejala diabetes.

Baca juga: 10 Penyebab Darah Haid Sedikit, Bisa Faktor Usia sampai Penyakit

Kaitan stres dan diabetes

Jika Anda mengalami stres atau merasa terancam, tubuh akan berekasi dalam mode "foght or flight".

Hal ini bisa ini meningkatkan kadar hormon stres dan menyebabkan sel-sel saraf di tubuh menegang.

Selama respons ini, tubuh melepaskan adrenalin dan kortisol ke dalam aliran darah. Tingkat pernapasan juga meningkat selama stres.

Selain itu, tubuh akan mengarahkan darah ke otot dan anggota badan lainnya untuk memungkinkan Anda melawan situasi.

Pada penderita diabetes, tubuh tidak bisa memproses glukosa yang dilepaskan oleh sel-sel saraf yang menegang saat stres.

Akibatnya, glukosa tidak bisa diubah menjadi energi dan akan menumpuk di aliran darah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.