Kompas.com - 01/05/2022, 17:31 WIB

KOMPAS.com - Setelah sebulan menahan nafsu makan di siang hari, beberapa orang terdorong untuk melakukan "balas dendam" dengan melahap apapun yang ada di depannya.

Terlebih lagi, setelah puasa berakhir dan hari lebaran datang akan menjadi ajang di mana kuliner menjadi bintang utama.

Berkumpul dengan keluarga dan memakan hidangan yang berlimpah serta beragam akan membuat kita tidak sadar akan berapa banyak makanan yang kita makan.

Baca juga: Binge Eating Disorder (BED)

Terus-menerus memuaskan rasa lapar sebagai balas dendam dapat berlanjut dan menjadi binge-eating.

Apakah itu binge-eating?

Melansir Very Well Mind, binge-eating melibatkan konsumsi makanan dalam porsi besar dengan sangat cepat dan tidak terkendali.

Seseorang dapat binge-eating bahkan ketika tidak lapar hingga orang tersebut merasa tidak nyaman di perut.

Hampir setiap orang makan berlebihan sesekali, tetapi hal itu juga bisa menjadi sebuah gangguan.

Binge-eating disorder (BED) atau gangguan binge-eating adalah kondisi serius tetapi dapat diobati yang melibatkan episode berulang dari mengonsumi makanan dalam porsi jumlah besar.

Kondisi ini juga ditandai dengan perasaan tidak terkendali saat makan dan rasa atau bersalah atau perilaku tersebut.

dokter Zain Gulzar, konsultan endokrinologis dan direktur medis di klinik diabetes Rumah Sakit RAK di Dubai, mengatakan di artikel Gulf News “Selama puasa sebulan, tubuh kita menyesuaikan diri untuk tetap lapar dalam waktu yang lebih lama."

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.