Kompas.com - 02/06/2022, 19:01 WIB

KOMPAS.com - Penyebab nyeri dada sebelah kiri yang paling bikin ketar-ketir adalah gejala serangan jantung.

Meskipun organ jantung terletak di dada sebelah kiri, tapi tidak semua nyeri di bagian tubuh ini terkait penyakit jantung.

Masalah kesehatan lain juga bisa jadi alasan kenapa dada sebelah kiri terasa sakit. Simak penjelasan berikut.

Baca juga: Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Penyebab nyeri dada sebelah kiri

Ada beberapa penyebab nyeri dada sebelah kiri yang perlu diwaspadai, antara lain:

Dilansir dari Tuasaude, alasan kenapa dada sebelah kiri sakit yang perlu diwaspadai adalah serangan jantung.

Kondisi ini bisa membahayakan nyawa apabila penderita tidak segera diberikan pertolongan medis darurat.

Serangan jantung rentan dialami penderita hipertensi yang tidak terkontrol, diabetes yang tidak terkontrol, kolesterol tinggi, perokok, orang yang kurang gerak, dan obesitas.

Selain nyeri dada sebelah kiri, gejala serangan jantung lainnya yakni kesemutan di lengan, sesak napas, batuk-batuk, keluar keringat dingin, dan pingsan.

  • Serangan panik

Nyeri dada sebelah kiri terkadang disebabkan serangan panik ketika cemas berlebihan. Rasa sakit di bagian dada ini terkadang sangat mirip dengan serangan jantung.

Namun, rasa sakit di dada karena serangan panik biasanya lebih ringan, bukan berat seperti dada ditekan.

Selain itu, gejala serangan panik umumnya disertai rasa kesemutan yang menjalar di seluruh tubuh, tak hanya di lengan atau tangan.

Baca juga: 5 Tanda Serangan Jantung Akan Muncul, Tak Hanya Nyeri Dada

  • Asam lambung naik

Nyeri dada sebelah kiri juga bisa berasal dari serangan asam lambung naik karena gastro-esophageal reflux disease (GERD) kambuh.

Ketika asam lambung naik ke kerongkongan, perut dapat mengalami kontraksi sampai nyeri yang menjalar ke bagian dada.

Selain nyeri dada, gejala asam lambung naik lainnya yakni ada rasa mengganjal di tenggorokan dan ulu hati terasa panas seperti terbakar.

  • Angina

Angina adalah kondisi saat aliran darah ke otot jantung berkurang. Kondisi ini juga bisa menyebabkan gejala nyeri dada sebelah kiri.

Nyeri dada sebelah kiri terkait angina bisa berlangsung selama lima sampai 10 menit. Terkadang, rasa sakit juga dapat menjalar ke lengan atau leher.

Seperti serangan jantung, angina juga rentan dialami penderita tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan perokok.

Baca juga: 8 Ciri-ciri Serangan Jantung, Tak Hanya Nyeri Dada

  • Peradangan jantung

Peradangan otot atau lapisan pelindung jantung juga bisa jadi penyebab nyeri dada sebelah kiri.

Peradangan jantung dapat disebabkan komplikasi infeksi virus, jamur, atau bakteri yang tidak ditangani sampai tuntas.

Selain dada sebelah kiri sakit, gejala peradangan jantung lainnya yakni detak jantung tidak teratur, pusing, atau sesak napas.

Kapan perlu waspada dengan nyeri dada sebelah kiri?

Terlepas dari penyebab nyeri dada sebelah kiri yang bisa berasal dari serangan jantung atau masalah kesehatan lainnya, Anda tidak boleh menyepelekan gejala ini.

Dilansir dari Healthline, pastikan Anda segera ke rumah sakit atau mencari petolongan medis apabila sakit dada sebelah kiri disertai:

  • Rasa sesak di bagian dada
  • Nyeri dada menjalar ke lengan, leher, atau rahang sebelah kiri
  • Sesak napas
  • Lemas atau pusing
  • Mual dan muntah
  • Dada rasanya seperti ditekan atau dihimpit benda berat

Beberapa kondisi di atas bisa jadi gejala serangan jantung atau penyakit yang membutuhkan penanganan medis darurat.

Baca juga: 3 Ciri-ciri Penyakit Jantung pada Wanita, Selain Nyeri Dada

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.